This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Ternyata Inilah Doa yang Sering Diucapkan Rasulullah

Berdoa menjadi salah satu cara agar sebuah keinginan dikabulkan oleh Allah SWT. Dengan rajin berdoa maka akan semakin membuat kita merasa dekat dengan-Nya. Ada begitu banyak doa yang diucapkan oleh kaum muslimin, mulai dari doa meminta rezeki, kesehatan, jodoh dan lainnya.

Tidak hanya untuk duniawi, masalah akhirat juga tidak luput dari doa yang diucapkan setiap hari. Selain manusia biasa, Rasulullah SAW ternyata senantiasa berdoa kepada Allah SWT sekalipun dirinya sudah mendapatkan jaminan menjadi penghuni surga.

Bahkan ternyata ada doa yang paling sering diucapkan oleh Rasulullah SAW. Tentu saja sebagai kaum muslim kita juga ingin doa apakah yang sering diminta Rasulullah kepada Allah SWT? Berikut informasi selengkapnya.

Ternyata doa yang paling sering dilantunkan oleh Rasulullah SAW adalah yang berkaitan dengan kebaikan dunia dan juga kebaikan akhirat.

Dari Anas Radhiyallahu anhu , ia berkata: “Doa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang paling sering diucapkan ialah: “Ya Allah, Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka”. [al-Bukhâri no. 6389 dan Muslim no. 2690].

Dalam riwayat Muslim, doa tersebut berbunyi:

“Pengertian kebaikan dunia mencakup seluruh yang dibutuhkan manusia di dunia, sehingga dengannya ia akan menjadi baik. Misalnya, sehat, rizki yang lagi halal, rumah tinggal yang nyaman, istri shalihah, anak-anak penyejuk mata, ilmu yang bermanfaat, amal shalih, ketentraman, dan lain-lain”.

Lain halnya dengan kebaikan dunia, menurut Ibnu Katsir mengartikan mengenai kebaikan akhirat. “Kebaikan di akhirat yang tertinggi ialah berhasil masuk surga dan menikmati kondisi-kondisi yang menyertainya, seperti perasaan aman dari ketakutan yang paling dahsyat di ‘arashât, dimudahkan proses hisâb (perhitungan amalan), dan lain-lain yang merupakan kejadian-kejadian yang menyenangkan di akhirat kelak”.

Doa meminta kebaikan ini diakhiri dengan permohonan supaya terlindung dari siksa api neraka. Tujuannya ari doa ini jelas, agar Allah SWT memudahkan kehidupan kita di dunia serta mendapatkan kemuliaan di akhirat dan juga terbesar dari siksaan neraka yang sangat menakutkan.

Imam Muslim rahimahullah (Shahîh Muslim no. 2688) telah meriwayatkan, pernah terjadi peristiwa, Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengunjungi seseorang yang sedang sakit. Kondisi orang yang sakit ini sudah sangat mengenaskan. Beliau pun menanyakan asal-muasal kejadian: “Apakah engkau berdoa atau meminta sesuatu kepada Allah (sebelumnya)?”

Lelaki itu menjawab: “Ya. Sebelumnya aku berkata, ‘Ya Allah, hukuman yang akan engkau timpakan kepadaku di akhirat, segerakanlah atas diriku di dunia ini,” maka beliau Shallallahu alaihi wa sallam berkata: “Subhanallah, engkau tidak akan sanggup memikulnya. Mengapa engkau tidak berdoa:

Begitu juga, kejadian menarik pernah dialami Anas bin Mâlik. Sahabat mulia ini diminta untuk mendoakan orang-orang yang mendatanginya. Lantas beliau berdoa:

 (Ya Allah, ampunilah kami, kasihilah kami rahmat. berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka).

Mereka meminta doa yang lain. Maka Anas Radhiyallahu anhu memanjatkan doa yang sama, kemudian berkata: “Seandainya kalian telah dianugerahi ini, sungguh kalian telah dianugerahi kebaikan dunia dan akhirat”. [Shahîh al-Adabil-Mufrad, 494].

Demikianlah informasi mengenai doa yang paling sering diucapkan oleh Rasulullah. Ketahuilah bahwa doa menjadi perantara antara kita dan Allah, maka perbanyaklah berdoa kepada-Nya. Jangan lupa untuk meneladani Rasulullah SAW, sebab beliaulah tauladan terbaik di dunia ini.


from Info Unik http://ift.tt/2lo3I8f
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2lxVCcb Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Inilah Dua Orang dan Dua Keluarga Pilihan Allah SWT Sebagai Generasi Terbaik

Menjadi manusia yang dipilih oleh Allah SWT tentu saja hal yang paling membahagiakan bagi seluruh umat Islam. Bagaimana tidak, segala kemuliaan tentu Allah berikan kepada manusia-manusia pilihannya ini. Tidak hanya kemuliaan saat berada di dunia, namun juga di akhirat.

Allah SWT memilih siapa saja yang dikehendaki oleh-Nya untuk dijadikan sebagai kekasih dan hamba pilihan. Tidak hanya berasal dari golongan para Nabi dan Rasul, manusia pilihan Allah juga ada yang dari golongan manusia biasa.

Ternyata, di antara milyaran ataupun triliunan manusia di muka bumi ini, ada dua sosok manusia dan dua keluarga yang sudah dipilih Allah sebagai generasi terbaik di mulai dari zaman Nabi Adam dahulu kala. Siapa sajakah mereka? Berikut informasi selengkapnya.

1. Nabi Adam

Manusia pertama yang menjadi pilihan Allah SWT sebagai generasi terbaik di alam semesta adalah Nabi Adam. Bagaimana tidak, beliaulah manusia pertama yang menjadi bapak dari seluruh manusia yang ada di muka bumi.

Nabi Adam dipilih Allah SWT untuk menjadi nabi pertama dengan didampingi oleh istrinya yang bernama Hawa. Tidak hanya itu, Allah juga telah memilih beliau untuk dijadikan sebagai khalifah di bumi ini dengan limpahan pengetahuan mengenai makhluk ciptaan Allah lainnya. Selain itu, ia juga diberikan keutamaan atas malaikat dan golongan jin.

Diturunkannya Nabi Adam dan istrinya ke bumi juga bukan tanpa alasan. Allah SWT jelas memberikan banyak kebaikan untuk menjadi bekal bagi kelangsungan hidup manusia bahkan hingga akhir zaman kelak.

2. Nabi Nuh
Selain nabi Adam, ternyata Allah juga memilih Nabi Nuh sebagai manusia pilihan-Nya. Beliau merupakan Rasul pertama utasan Allah setelah wafatnya Nabi Adam ratusan tahun sebelumnya. Allah SWT menurunkan Nabi Nuh untuk kembali memurnikan tauhid umat manusia.

Beliau senantiasa melakukan dakwah siang dan malam baik secara sembunyi-sembunyi ataupun terang-terangan. Ada banyak cara yang dilakukan agar manusia menyembah Allah SWT. Akan tetapi, ternyata banyak di antara kaumnya yang justru berpaling tanpa terkecuali istri dan anaknya.

Maka Allah membinasakan seluruh kaum kafir tersebut dan hanya menyelamatkan nabi Nnuh dan para pengikutnya yang berada dalam bahtera. Nuh adalah salah satu teladan terbaik dalam dakwah, “Tak kan surut walau selangkah, tak kan henti walau sejenak.”

3. Keluarga Nabi Ibrahim
Selain individu, ternyata Allah juga ada memilih keluarga yang menjadi generasi terbaik. Pertama ialah keluarga Nabi Ibrahim. Beliau merupakan ayah dari Nabi Ismail dan Nabi Ishaq. Dari kedua keturunan nabi tersebut lahirlah Nabi akhir zaman yang menjadi suri tauladan kaum muslimin hingga akhir zaman yaitu Nabi Muhammad bin Abdullah.

Betapa mulianya Ibrahim dan Muhammad; nama keduanya seringkali disandingkan dengan nama Allah Ta’ala yang amat mulia.

4. Keluarga ‘Imran
Terakhir ialah keluarga dari Imran. Beliau bukanlah berasal dari golongan nabi ataupun rasul. Imran sendiri merupakan orang shaleh ayah dari Siti Maryam. Maryam sendiri adalah wanita penghulu surga yang dipilih oleh Allah SWT untuk melahirkan anak bernama Isa tanpa melalui proses persetubuhan dengan lelaki.

Nabi Isa akan turun ketika datangnya akhir zaman untuk menghapus pajak dan mengalahkan dajjal. Beliau merupakan nabi yang mengikuti syariat Nabi Muhammad SAW.

Demikianlah informasi mengenai dua orang dan dua keluarga yang dipilih Allah menjadi generasi terbaik di muka bumi. Semoga kita semua bisa meneladani kepatuhan dan keimanan mereka kepada Allah SWT.


from Info Unik http://ift.tt/2Cugiu3
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2DCMdYy Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Ternyata Inilah Malaikat yang Menggali Sumur Zam-Zam

Sumur Zam-Zam menjadi salah satu bentuk kekuasaan Allah SWT. Sumur ini tetap mengeluarkan air sejak zaman Nabi Ibrahim hingga sekarang ini. Menjadi salah satu air yang istimewa di bumi, sebab merupakan jenis air terbaik yang mengandung banyak nutrisi.

Tidak pernah kering dan terus mengalir bahkan setelah dikonsumsi oleh jutaan umat yang melaksanakan ibadah haji ataupun umroh. Dikisahkan bahwa sumur ini berasal dari hentakan kaki Nabi Ismail yang kala itu kehausan.

Namun ternyata, sebenarnya sumur Zam-Zam ini berasal dari galian malaikat Allah SWT. Kisahnya diabadikan dalam sebuah hadist. Lantas bagaimanakah kisah kemunculan sumur ini dan siapakah malaikat yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

Dikisahkan dahulunya Nabi Ibrahim As meninggalkan istri dan anaknya di tengah gurun pasir yang tandus demi menjalankan perintah dari Allah SWT. Dengan perbekalan seadaannya, istirnya yang bernama Siti Hajar bertahan hidup.

Namun ternyata, perbekalan tersebut lama kelamaan habis. Ditambah lagi Ismail kecil yang menangis karena mulai kehausan. Hal ini membuat Hajar berusaha mencari orang yang bisa membantunya. Ia kemudian berlari dari bukit Shafa ke bukit Marwah untuk mencari air. Namun hasilnya nihil.

Akan tetapi, saat mendekati Marwah, dirinya mendengar sebuah suara. Kemudian, ia berupaya lagi untuk mendengar suara tersebut, dan ia berhasil melakukannya. Dalam sebuah riwayat, dijelaskan mengenai kejadian tersebut.

“Ini adalah kejadian yang mendasari tradisi jemaah haji berjalan antara Safa dan Marwah. Ketika Siti Hajar (r.a.) mencapai bukit Marwa (untuk terakhir kali), ia mendengan sebuah suara, kemudian ia diam dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Ia mendengar suatu itu terus-menerus dan berkata, “Wahai (siapapun engkau)! Engkau telah membuatku mendengarkan suaramu; apakah kamu memiliki sesuatu yang dapat membantuku?” Dan ajaib! Ia melihat satu malaikat di lokasi Zam-Zam, sedang menggali tanah dengan tumitnya (atau sayapnya), hingga airnya memancar dari tempat itu. Ia lalu membentuk tangannya seperti mangkuk, dan mulai mengisi tempat air minumnya yang terbuat dari kulit dengan air menggunakan tangannya, dan air itu lalu mengalir keluar setelah dia menciduk sebagian di antaranya.” (Hadist Sahih Bukhari: Volume 044, Kitab 055, Hadits 583)

Ketika itu, air zam-zam yang keluar sangatlah banyak. Hal tersebut membuat Siti Hajar mencoba untuk membendungnya dengan mennggunakan tanah yang berada di sekitanya.

“Jika ia (Siti Hajar) telah meninggalkan air itu, (mengalir secara alami tanpa campur tangannya), maka air itu akan mengalir di atas permukaan bumi.” (Shahih Bukhari: Volume 044, Buku 055, Hadits 583)

Ternyata malaikat yang di maksud dalam kisah ini adalah malaikat Jibril. Ia diperintahkan oleh Allah untuk menggali sumur Zam-Zam agar memadamkan rasa haus yang dialami oleh Ismail kecil. Ternyata ada begitu banyak manfaat yang bisa diperoleh ketika kita mengkonsumsi air zam-zam ini.

“Air zamzam bermanfaat untuk apa saja yang diniatkan ketika meminumnya. Jika engkau minum dengan maksud agar sembuh dari penyakitmu, maka Allah menyembuhkannya. Jika engkau minum dengan maksud supaya merasa kenyang, maka Allah mengenyangkan engkau. Jika engkau meminumnya agar hilang rasa hausmu, maka Allah akan menghilangkan dahagamu itu. Ia adalah air tekanan tumit Jibril, minuman dari Allah untuk Ismail.” (HR Daruqutni, Ahmad, Ibnu Majah, dari Ibnu Abbas).

Demikianlah kisah mengenai malaikat yang menggali sumur Zam-Zam yang terus mengalir hingga kini. Percayalah bahwa Allah senantiasa menolong hamba-Nya yang mengalami kesulitan dan tidak ada yang tidak mungkin bagi-Nya.


from Info Unik http://ift.tt/2pKVpIi
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2E6RVTC Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Awas, Ucapan Ini Sangat Cepat Mendatangkan Azab

Azab merupakan bentuk balasan atas kesalahan yang pernah dilakukan oleh manusia. Kesalahan tersebut bisa berupa perbuatan atau ucapan yang tanpa disadari ternyata merupakan dosa.

Itulah alasan kenapa manusia diperintahkan untuk berhati-hati dalam bertindak dan selalu menjaga lisannya. Jika tidak, maka neraka menjadi tempat untuk menerima azab pedih atas kesalahan yang diperbuat selama hidup di dunia.

Ternyata datangnya azab tidak harus menunggu manusia meninggal atau kiamat tiba. Ucapan ini kata ulama cepat mendatangkan azab karena besar nilai dosanya. Bahkan, sebelum orang tersebut tidur malam, azab itu segera mendatanginya. Apa ucapan tersebut? Berikut ulasannya.

Ucapan yang mengundang azab dengan sangat cepat itu adalah bersumpah palsu atas nama Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari, tidak sedikit kita mendengar seseorang mengatakan kalimat “Demi Allah”. Biasanya ini diikuti  dengan kata “sumpah, demi Allah”.

Memang tidak semua orang berbohong ketika membawa bawa Allah ini. Namun tidak sedikit juga yang ternyata berbohong ketika mengucapkannya. Keberaniannya mengucapkan kalimat “Demi Allah” ini, biasanya untuk menutupi kesalahan yang dilakukan, menyangkal tuduhan orang lain, dan hal lainnya untuk melindungi diri saat didesak atas sesuatu. Biasanya, orang akan berhenti memperpanjang suatu perkara, jika orang yang diperkarakan membawa nama Allah dalam penjelasannya.

Contoh kecil dalam kehidupan sehari-hari misalnya saat seseorang  meminjam sesuatu namun tidak mengembalikannya. Suatu hari pemilik menanyakan kepada peminjam terkait barang tersebut. Lalu sipeminjam mengatakan sudah mengembalikannya, walaupun sebenarnya belum. Kemudian untuk meyakinkan pemilik jika ia sudah mengembalikan barang tersebut, maka dia bersumpah atas nama Allah.

“Serius aku udah ngembaliin bulan kemarin. Mungkin kamu lupa, Sumpah demi Allah aku udah balikin barangnya”

Diantara kita pasti sering mendengar hal-hal demikian bukan? Maka ketahuilah, jika ternyata ucapan itu bohong, maka Allah SWT akan segera mendatangkan azabnya. Bahkan, sebelum sampai orang tersebut tidur malam, Allah sudah kirimkan bala tentaranya untuk mengazab orang tersebut.

Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku kabarkan kepada kamu sebesar-besarnya dosa besar?” Beliau mengucapkannya tiga kali. Mereka (para sahabat) menjawab, “Ya, wahai Rasulullah”. Beliau bersabda, “Menyekutukan Allah (syirik) dan durhaka kepada kedua orang tua”. Beliau duduk sebelumnya beliau bersandar, lalu beliau bersabda, “Ingat, juga perkataan palsu”, Perawi berkata, “Beliau selalu mengulangi ucapannya, hingga kami berharap beliau diam” [HR Bukhari, no 5918, Muslim no.87, lafazhnya bagi Bukhari]

Orang yang berdusta atas nama Allâh Azza wa Jalla adalah orang yang paling zhalim. Allâh Azza wa Jalla berfirman:

Dan siapakah yang lebih zhalim/aniaya daripada orang yang membuat-buat suatu kedustaan terhadap Allâh, atau mendustakan ayat-ayat-Nya? Sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak mendapat keberuntungan. [Al-An’âm/6: 21]

Secara jelas bahwa Allah SWT mengatakan jika orang zalim karena berdusta atas nama Allah tidak mendapat keberuntugan. Jelas bahwa ketiadaan keberuntungan ini akan mendatangkan azab. Bahkan ulama mengatakan jika azab tersebut akan segera mendatanginya sesudah Ia mengucapkan kalimat tersebut.

Semoga dengan mengetahui semua ini, kita semakin berhati-hati, agar tidak terjebak dalam perbuatan berdusta atas nama Allâh sehingga akan mendapatkan kebinasaan.


from Info Unik http://ift.tt/2BKN2h6
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2Cdimc8 Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Pasar-Pasar yang Pernah Disinggahi Nabi Muhammad

Nabi Muhammad SAW merupakan pedagang termashur. Kemampuan menjualnya sudah terasah sejak usianya delapan tahun. Hingga memasuki 40 tahun sebelum masa kenabiannya, sang utusan Allah ini keliling ke banyak negeri untuk melakukan proses jual beli.

Sepanjang perjalannya menjadi pedagang, Nabi Muhammad SAW banyak mengunjungi pasar-pasar. Mulai dari pasar di Suriah hingga Yaman pernah disinggahi. Beliau  menjajakan dagangannya serta mencari-cari komoditas untuk dijual lagi.

Pasar-pasar yang pernah disinggahi Nabi tentu memiliki nilai tersendiri dalam perkembangan dakwah Islam. Menjadi salah satu saksi, bagaimana sikap amanah yang dimiliki Nabi terbentuk. Apa dan dimana saja pasar-pasar tersebut? Berikut ulasannya.

1. Dumatul Jandal atau Dumat Al-Jandal
Pasar ini terletak di kawasan Padang Pasir Syam yang berdekatan dengan Damaskus dan di ujung utara Hijaz. Dahulu pasar ini bisa ditempuh dari Damaskus selama lima hari perjalanan. Sedangkan jika ditemput dari Madinah maka akan membutuhkan waktu yang lebih lama yakni sekitar dua minggu lebih.  Dahulu pasar ini sangat terkenal di kalangan bangsa Arab Jahiliyah. Pasar ini hanya buka pada bulan Rabi'u al-Awwal antara tanggal 1-30. Pada bulan ini, pedagang dari berbagai penjuru datang untuk jual beli di pasar ini. 

2. Pasar Mushaqqar
Pasar kedua yang pernah dikunjungi Rasulullah SAW adalah Pasar Mushaqqar. Pasar ini terletak di Kota Hijar, salah satu provinsi yang terletak di negara Bahrain. Sama seperti pasar sebelumnya, Mushaqqar hanya buka satu bulan saja, yakni pada bulan Jumadi Al Awwal. Sebelum kedatangan Islam, tempat ini sangat terkenal sebagai pusat pemujaan berhala.

3. Pasar Suhar
Rute perdagangan Nabi juga sampai ke Pasar Suhar yang terletak di wilayah kesultanan Oman, Muscat. Pasar ini hanya buka pada bulan Rajab saja, itu pun hanya berlangsung selama lima hari yakni 20-25 Rajab. Awalnya kota ini terkenal sebagai pasar ikan, namun lambat laun berkembang menjadi Pasar yang besar.

4. Pasar Daba
Pasar Daba atau Dibba merupakan pasar yang juga masih berada di wilayah Oman. Namun letaknya di timur laut semenanjung Uni Emirat Arab. Biasanya, pasar ini buka setelah pasar Suhar usai. Mulainya pada akhir bulan Rajab. Pasar ini juga didatangi oleh para pedagang dari Cina, India, dan orang dari Timur dan Barat.

5. Pasar Shihir
Pasar ini juga dikenal dengan sebutan pasar Maharah. Pasar ini dibuka pada 1-15 pada bulan Syaban.Pasar ini terletak di antara Mukala dan Qish di wilayah Hadramaut. Pasar ini banyak menjual kemenyan untuk berbagai ritual sebelum datangnya Islam. Saat itu, harga kemenyan lebih tinggi dibanding emas. Sehingga wilayah mana yang banyak menjual kemenyan biasanya akan makmur. 

6. Pasar Aden
Pasar Aden dibuka pada tanggal 1-10 pada bulan Ramadhan. Wilayah Aden merupakan Kota Pelabuhan yang berjarak sekitar 370 km disebelah selatan Yaman. Pasar ini dibuka dengan memperdagangkan komoditi dari wilayah timur dan selatan.

7. Pasar San’a
Pasar San’a terletak di jantung dataran tinggi Yaman. Kota ini menjadi pusat bisnis di wilayah Arab. Biasanya setelah perdagang ke Pasar Aden, para pedagang akan berpindah ke pasar ini. Pasar ini buka pada 10 hari sebelum Ramadhan usai.

8. Pasar Rabiyah
Pasar ini terletak di sebuah daerah Hadhramaut, terbuka pada pertengahan hingga akhir bulan Dzulqaidah.

9. Pasar Ukaz
Bersamaan dengan pasar Rabiyah, pasar Ukaz yang terletak di daerah Nejaz bagian atas ini dibuka.

10. Pasar Dzul Majaz
Pasar ini berlokasi di dekat pasar Ukaz. Terbuka dari tanggal 1-7 Dzulhijjah.

11. Pasar Mina
Selesai pasar Dzul Majaz, pasar Mina dibuka, bersamaan dengan waktu penyelenggaraan ibadah Haji.

12. Pasar Nazat
Pasar ini dibuka pada sepuluh hari pertama hingga akhir bulan Muharram. Terletak di daerah Khaibar.

13. Pasar Hijr
Pasar ini sering juga disebut pasar Hajar atau Hadj dan terlatak di daerah Yamamah. Pasar ini diadakan bersamaan dengan pasar Nazat yakni pada tanggal 10 sampai akhir bulan Muharram.


from Info Unik http://ift.tt/2BVfgH1
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2D1sFg9 Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Kisah Hikmah Nabi Khidir dan Lima Perintah Allah

Nabi dan Rasul merupakan orang-orang pilihan Allah SWT untuk menyampaikan wahyu dan menyebarkan agama Islam. Mereka ini jelas memiliki keimanan yang luar biasa untuk bertakwa kepada-Nya. Ada banyak jumlah Nabi di dalam Agama Islam, namun hanya 25 Nabi dan Rasul yang wajib diketahui.

Salah satu Nabi yang tidak termasuk dalam 25 nabi dan rasul itu adalah Nabi Khidir. Namun ternyata nabi yang satu ini memiliki kisah populer semasa hidupnya dan bahkan diabadikan dalam jurnal 1001 kisah teladan Muslim.

Dalam kisah tersebut  beliau ceritakan mendapatkan lima perintah dari Allah SWT ketika tidur. Lima perintah tersebut bukanlah perintah sembarangan dan tentu saja harus dilaksanakan. Lantas perintah seperti apa yang diberikan Allah kepada Nabi Khidir? Berikut kisah selengkapnya.

Ketika dalam keadaan tidur, Nabi Khidir bermimpi Allah Ta’ala memerintahkannya untuk berjalan ke arah barat. Tidak cukup sampai di sana, Allah juga memerintahkan beliau untuk melakukan lima hal terkait peristiwa yang akan ditemui sepanjang perjalanan. Perintah tersebut berbunyi:

“Pertama, makanlah apa yang engkau lihat (hadapi). Kedua, sembunyikan apa yang engkau temukan. Ketiga, terimalah apa yang datang kepadamu. Keempat, jangan kecewakan yang datang kepadamu. Kelima, larilah engkau dari apa yang ditemui.”

Karena itu merupakan perintah langsung dari Allah, maka keesokan harinya Nabi Khidir melaksanakannya. Ia kemudian berjalan ke arah barat. Dalam perjalanannya yang cukup panjang tersebut, nabi Khidir bertemu dengan sebuah bukit.

Namun, ia kemudian merasa bingung karena perintah pertama dari Allah adalah “Makanlah apa yang engkau temui.” Akhirnya beliau berkata “Aku,” ujar Nabi Khidir ‘Alaihis salam, “diperintahkan untuk memakan apa yang aku temui, tapi ini sungguh mustahil (memakan bukit).”

Hingga pada akhirnya beliau mendekati bukit tersebut. Namun ternyata Allah berkehendak lain, terjadinya sebuah keajaiban. Bukit yang tadinya luas tersebut mengecil hingga hanya menjadi sebesar roti. Kemudian ia pun segera mengambilnya dengan tangan dan memakannya.

“Alhamdulillah, aku telah berhasil melakukan perintah pertama. Mudah-mudahan Allah Ta’ala memudahkan bagiku untuk menerima pelajaran yang tersirat di dalamnya.” ujar Nabi Khidir ‘Alaihi salam, lalu melanjutkan perjalanan.

Setelah itu, di tengah perjalanan dirinya kembali bertemu dengan mangkuk berbentuk emas. Sesuai dengan perintah kedua, yakni untuk menyembunyikan apa yang ditemui maka Nabi Khidir sesegera mungkin menggali tanah untuk menyembunyikan mangkuk emas tersebut.

Namun ternyata, sebuah keanehan kembali terjadi. Mangkuk emas yang tadi di tanamnya itu bisa bergerak dan keluar dari tanah seperti sedia kala, bahkan hal ini terjadi beberapa kali. Nabi Khidir ‘Alaihi salam tidak menghiraukan mangkuk emas tersebut.

Beliau kembali melanjutkan perjalanannya. Ketika itu ada seekor burung kecil yang datang menghampirinya, ia dikejar oleh seekor elang. Nabi Khidir teringat dengan pesan Allah yang ketiga yaitu, terimalah apa yang datang padamu. Maka dari itu, dirinya menyimpan burung tersebut dengan baik.

Namun, tidak lama setelah itu adalah seekor elang yang kelaparan. Si elang tersebut bertanya, “Apakah Tuan melihat seekor burung yang tengah berlari? Aku didera lapar. Jika melihatnya, tolong beritahukan kepadaku.”

Teringat akan pesan yang keempat yaitu jangan kecewakan yang datang kepadamu, penuhi hajatnya. Hal inilah yang membuat dirinya merasa kebingungan, sebab disatu sisi dirinya kasihan jika harus melepaskan burung kecil untuk jadi santapan elang.

Akhirnya ia mendaptkan ide, Nabi Khidir membuat sebuah kesepakatan dengan burung kecil dan juga elang. Yaitu beliau hendak memotong bagian tubuh burung kecil, sebagiannya diberikan kepada elang, keduanya pun sepakat,

Beliau memberikan potongan kecil tersebut kepada elang. Setelah menyantap makanannya, burung elang ini pun pergi, kemudian burung kecil yang tadi disimpan pun akhirnya dilepaskan. Alhamdulillah, bisik Nabi Khidir ‘Alaihis salam, karena Allah Ta’ala aku bisa melakukan apa yang diperintahkannya.

Nabi Khidir kembali melanjutkan perjalanannya, dia bertemu dengan seonggok bangkai. Namun perintah kelima menyatakan bahwa dirinya harus meninggalkan apa yang ditemui. Akhirnya beliau bergegas untuk mencari tempat istirahat dan pada malam harinya ia berdoa meminta penunjuk atas hikmah di balik peristiwa yang sudah dialaminya tersebut.

Dalam tidurnya ia kembali bermimpi. Pertama, yang diperintahkan untuk dimakan itu marah. Mula-mula terlihat besar, tapi jika bersabar, mengawal, dan menahannya maka kemarahan itu semakin kecil, tidak terasa. Sedangkan mangkuk emas merupakan perlambang kebaikan. Meski disembunyikan seperti apa pun, dia akan tetap terlihat.

Ketiga, burung kecil merupakan perlambang amanah yang harus diterima dan jangan dikhianati. Keempat, jika ada orang yang datang menyampaikan keperluan, berikanlah meski engkau membutuhkannya. Terakhir, perintah kelima, bau yang busuk itu merupakan ghibah atau menceritakan keburukan seseorang sehingga harus ditinggalkan.

Demikianlah kisah lengkap mengenai Nabi Khidir dan lima perintah dari Allah SWT. Segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah jelas memiliki faedah yang bisa dijadikan sebagai pengajaran bagi kita semua. Semoga kisah ini membuat kita menjadi hamba yang lebih bertakwa dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.


from Info Unik http://ift.tt/2Bp3cRd
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2z8gdZq Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Kisah Nabi Musa Sebagai Insipirasi Bisnis Para Pemula

Berbisnis menjadi salah satu jalan untuk mencari rezeki di jalan Allah SWT. Biasanya kegiatan bisnis ini dilakukan oleh mereka yang berani menangkap peluang untuk melakukan suatu usaha karena tidak ingin menjadi seorang karyawan.

Namun untuk ada beberapa masalah yang kerap melanda orang-orang yang hendak membuka bisnis baru. Mulai dari modal, kepercayaan diri hingga lingkungan sekitar yang meremehkan. Padahal sejatinya, ada beberapa cara agar dapat memulai bisnis bagi kaum pemula.

Salah satu inspirasinya untuk memulai bisnis berasal dari kisah Nabi Musa as. Kisah ini bisa kita jadikan sebagai langkah awal untuk para pemula yang ingin mencoba peruntungan di dunia bisnis. Kisah seperti apakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

Nabi Musa As merupakan salah seorang Nabi yang patut dijadikan sebagai teladan bagi umat Islam di dalam mempertahankan agama Allah ini. Beliau ini adalah anak angkat dari Raja Fir’aun yang terkenal dengan kekejamannya.

Namun kemudian Musa diangkat menjadi Nabi dan Rasul dan menentang Fir’aun yang mengaku sebagai Tuhan. Di sinilah kisah keajaiban bermula, pada suatu malam, Nabi Musa dan para pengikutnya dikejar oleh Fir’aun dan bala tentaranya.

Hingga pada akhirnya, sampailah mereka di tepi lautan dan terjepit karena di belakang mereka ada pasukan Fir’aun yang siap membunuh kapan saja. Di antara kebimbingan tersebut turunlah wahyu Allah yang memberikan perintah untuk memukul lautan dengan tongkat yang berada di tangannya.

Jika perintah ini disampaikan kepada kita manusia biasa tentulah kita merasa aneh dan juga tidak percaya bahkan bisa jadi meremehkan perintah tersebut. Namun Nabi Musa bukanlah manusia biasa, ia memiliki keyakinan yang amat besar kepada Allah.

Nabi Musa percaya bahwa perintah tersebut dapat menyelamatkan dirinya dan juga pasukan dari serangan Fir’aun dan pengikutnya. Maka ia pun melakukan perintah Allah untuk memukul tongkat ke tepian laut. Lalu keajaiban pun terjadi, lautan di hadapan mereka tersebut terbelah.

Tanpa pikir panjang lagi, Nabi Musa bergegas melewati lautan yang terbelah tersebut disusul para pasukannya. Namun Fir’aun tidak mau tinggal diam, dirinya pun ikut menyusul nabi Musa. Namun sangat disayangkan setelah seluruh pasukan nabi Musa berada di tepian beliau memukul tongkatnya lagi dan lautan pun kembali seperti semula. Hingga tewaslah Fir’aun yang angkuh tersebut tenggelam bersama para pasukannya.

Dari kisah di atas, ada beberapa hal yang dapat kita pelajari terutama di bidang bisnis. Pelajaran tersebut yaitu, mulailah bergerak dengan apa yang dimiliki dan hilangkan rasa keraguan. Seperti halnya Nabi Musa yang memiliki tongkat dan mendapat perintah Allah, ia tidak ragu untuk mengerjakannya. Hingga pada akhirnya keberhasilan berada di pihak dirinya dan juga pasukannya.

Ketahuilah bahwa bisnis tersebut menjadi salah satu jalan untuk melakukan jihad di bidang ekonomi. Berhenti mengeluhkan modal dan omongan orang, karena kita hanya perlu mengeksekusi bisnis yang hendak digarap tersebut.

Percayalah bahwa Allah SWT sudah mengatur rezeki bagi setiap hamba-Nya. Giatlah dalam bekerja dan jangan mudah berputus asa. Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua.


from Info Unik http://ift.tt/2D6PcZC
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2oPuBGl Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Dua Hal Yang Sering Dilakukan Kaum Muslim Namun Dibenci Ali Bin Abi Thalib

Ali bin Abi Thalib merupakan salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang termasuk dalam pemeluk agama Islam pertama kali. Bahkan dirinya telah beriman kepada Allah SWT sejak masih dalam usia belia. Hal inilah yang membuat dirinya disegani oleh kaum muslimin.

Ali bin Abi Thalib memiliki sosok yang gagah, pintar juga juga pastinya taat menjalankan perintah Allah SWT. Maka tidak heran apabila dirinya terpilih menjadi menantu dari Rasulullah SAW. Namun sebagai manusia dirinya juga pernah melakukan kesalahan.

Dirinya juga memiliki hal yang disukai dan juga yang dibenci. Namun kenyataannya, pada saat ini banyak kaum muslimin yang justru kerap hal yang dibenci oleh Ali bin Abi Thalib tersebut. Hal apakah yang dimaksud tersebut? Berikut informasinya.

Ali bin Abi Thalib menjadi salah satu sahabat yang senantiasa diteladani oleh kaum muslimin sampai akhir zaman. Hal tersebut dikarenakan pemikiran serta keteladanan yang telah beliau lakukan selama hidup di dunia, baik ketika masih menjadi rakyat biasa dan juga saat menjabat sebagai khalifah terakhir. Tidak hanya kaum wanita sosok ini juga dikagumi oleh para pria karena pesonanya.

Keimanannya yang kuat ini dibuktikan dengan ia terpilih untuk menjadi lelaki yang menggantikan Rasulullah SAW di pembaringan ketika peristiwa Hijrah menuju Madinah al-Munawarah. Itu sama artinya ia harus siap mati demi membela agama Islam.

Meskipun demikian, seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya ia hanyalah manusia biasa yang tidak layak disucikan. Meskipun keimanannya sangat kuat, namun Ali bin Abi Thalib juga pernah melakukan beberapa kesalahan sekalipun dalam kadar yang kecil.

Sebagaimana kita manusia biasa, beliau juga mempunyai kegemaran dan juga membenci sesuatu. Hal ini sebagaimana dituturkan oleh Imam Ibnul Jauzi dalam Shaidul Khatir, Ali bin Abi Thalib membenci dua hal berikut ini

“Hal yang dibenci ‘Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu ‘anhu adalah terus makan setelah merasa kenyang dan mengenakan pakaian untuk menyombongkan diri.”

Namun kenyataannya dua hal ini kerap kali dillakukan oleh umat Islam hingga sekarang. Padahal sejatinya kita dianjurkan untuk menghentikan makan apabila sudah merasa kenyang. Sebab segala sesuatu yang berlebih-lebihan itu bukanlah perbuatan yang baik.

Selain kebiasaan makan setelah kenyang, Ali bin Abi Thalib juga membenci orang yang suka menyombongkan diri. Hal tersebut dikarenakan pada dasarnya kita sebagai kaum muslimin haruslah memiliki sifat yang rendah hati dan tidak menyombongkan apa yang dimiliki.

Jangan hanya ingin terlihat kaya, kita menghambur-hamburkan uang untuk membeli segala sesuatu yang terlihat mewah dan lalu memamerkannya ke depan orang lain. Ada baiknya menjadi orang yang lebih sederhana yang penting mengikuti ajaran Allah SWT dan menjauhi segala larangan-Nya.

Demikianlah informasi mengenai dua hal yang dibenci oleh Ali bin Abi Thalib namun masih dilakukan oleh kaum muslim hingga saat ini. Alangkah lebih baiknya apabila kita menghindari perbuatan yang demikian agar hidup menjadi lebih bermakna dan tidak menghabiskan waktu dalam kesia-siaan.


from Info Unik http://ift.tt/2Bjy2KY
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2yZpDGN Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Doa ini yang Diucapkan Umar Saat Lelah Mengurus Rakyatnya

Umar bin Khatttab merupakan salah satu sosok sahabat nabi yang berperan dalam perkembangan agama Islam. Meskipun awalnya ia sangat menentang agama Islam, namun pada akhirnya ia jugalah yang membela agama Allah ini sekuat tenaga.

Tidak cukup sampai di situ, Umar juga melanjutkan amanah untuk menjadi khalifah sepeninggal Abu Bakar ash-Shiddiq. Ia merupakan sosok pemimpin yang peduli dan mau turun langsung melihat kesulitan rakyatnya. Hal ini terkadang membuat dirinya merasa kelelalahan.

Namun ketika lelah mengurusi permasalahan rakyatnya, ia tidak lupa untuk senantiasa berdoa kepada Allah. Doa inilah yang membuatnya tetap kuat menjalani masa kepemimpinannya sebagai khalifah. Lantas doa apa yang sering diucapkan Umar tersebut? Berikut informasi selengkapnya.

Umar merupakan sosok yang tegas dalam perkara memimpin. Akan tetapi ia juga memiliki hati yang lembut dan tidak ingin rakyatnya merasakan kesulitan. Dirinya bahkan tidak segan ataupun malu untuk memikul gandum yang akan diberikan kepada rakyat miskin yang membutuhkan.

Karena terlalu bekerja keras, akhirnya pada suatu siang Umar merasa kelelahan. Dirinya pun beristirahat di tumpukan tanah dan kerikil sambil bercucuran keringat. Namun rasa lelah ini tidak membuatnya ingin menyerah dari kepemimpinannya.

Justru ketika ia merasa lelah Umar memanjatkan doa kepada Allah yang sangat menyentuh hati. Dalam doanya tersebut dia meminta kepada Allah dengan sesuatu yang tak banyak dilakukan oleh pemimpin lain selepasnya.

“Ya Allah,” pinta Umar lirih, “usiaku sudah semakin udzur, tubuhku semakin tua,” dan, lanjutnya terbata, “rakyatku sudah semakin banyak.” Itulah kalimat yang dipilih oleh Umar dalam panjatkan doa. Sebuah pengakuan bahwa dirinya hanyalah manusia biasa yang memiliki sifat lemah nan tak berdaya di hadapan Rabbnya.

Ia kemudian melanjutkan doanya, “Kembalikan aku kepada-Mu dalam kondisi tidak menyia-nyiakan mereka, dan dalam kondisi tidak termakan fitnah. Tetapkanlah bagiku kematian sebagai syahid di jalan-Mu, dan wafat di tanah Rasul-Mu.”

Itulah doa yang dipanjatkan oleh Umar ketika ia merasa lelah mengurusi permasalahan rakyatnya. Bukankah hal yang demikian ini bisa menjadi suri tauladan yang amat baik bagi pemimpin bangsa yang sibuk menumpuk kekayaan demi keuntungan pribadi. Jadikanlah Umar sebagai panutan di dalam memimpin.


from Info Unik http://ift.tt/2CxWdBL
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2BrmPVK Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Pria Catat Isi SMS Selingkuhan Istri dari HP Senter di Kertas lalu ke Polisi sambil Gendong Anak


Risanto (36) datang ke Polsek Gunung Kijang, Bintan, Kepulauan Riau, sambil menggendong buah hatinya, Rabu (13/12/2017).

Ia mengadukan telah kehilangan istrinya, YD, selama 10 hari terhitung sejak 6 Desember 2017 seperti diberitakan Tribun Batam.

Ris datang ke kantor polisi membawa HP senter dan secarik kertas kecil yang dipakai untuk barang bukti.

Kertas bertuliskan salinan isi SMS yang diduga kuat dikirim oleh pria yang berselingkuh dengan istrinya.

SMS disalin karena Ris khawatir jika HP senter miliknya tiba-tiba rusak.

"Ada SMS dari pria yang kemungkinan dialah membawa kabur istri aku," kata Risanto, mengutip Tribun Batam.

Adapun bunyi SMS yang disalin, sebagai berikut:

"PUAS AKU RIS DILAYANIN DEWI BBRAPA HARI INI NGINAP SAMA AKU SERVICE DEWI SANGAT MEMUSKAN".

Ris pun berharap istrinya kembali ke rumah dan berjanji akan menerimanya demi kedua anaknya.











Sumber:tribunnews.com
Share:

Cara Berantas Korupsi Ala Abu Bakar Ash-Shiddiq

Merajalelanya korupsi di era sekarang ini menjadi salah satu wabah yang seharusnya diberantas. Korupsi jelas merupakan perbuatan yang jelas tercela dan merugikan banyak orang. Meskipun demikian, masih ada saja oknum yang dengan sengaja melakukannya hanya demi mendapatkan keuntungan pribadi.

Banyak orang yang tergiur dengan harta yang diperoleh dari hasil korupsi. Ditambah lagi hukuman bagi koruptor di negeri ini masih dirasa sangat rendah dibanding kejahatan lainnya. Untuk itu, butuh suatu cara ampuh agar korupsi dapat diberantas.

Ternyata, di zaman sahabat yakni Abu Bakar ash-Shiddiq cara pemberantasan korupsi ini sudah pernah dilakukan, bahkan dimulai dari diri beliau sendiri yang kala itu menjadi pemimpin. Lantas bagaimanakah cara Abu Bakar memberantas korupsi? Berikut informasi selengkapnya.

Abu Bakar ash-Shiddiq merupakan sahabat yang menjadi khalifah pertama setelah wafatnya Rasulullah SAW. Beliau termasuk dalam orang yang pertama kali memeluk agama Islam atau lebih dikenal dengan as-sabiqun al-awwalun.

Beliau adalah sahabat yang senantiasa menemani Rasulullah SAW semasa hidupnya, bahkan ikut bersama Rasul ketika hijrah. Salah satu jasa terbesarnya ketika menjadi khalifah ialah memerangi orang-orang yang murtad.

Semasa kepemimpinannya, beliau dikenal sebagai sosok yang lemah lembut namun berpendirian kokoh untuk memerangi orang yang murtad. Namun ternyata Allah berkehendak lain, belum genap 36 bulan wafatnya Rasulullah SAW umat islam harus kembali menerima kenyataan bahwa Abu Bakar menghadap sang Pencipta.

Namun ternyata, menjelang kematiannya beliau sempat berpesan kepada anaknya yang tidak lain merupakan istri Rasulullah SAW yakni Ummul Mukminin ‘Aisyah. Dirinya berkata “Tolong periksa seluruh hartaku setelah aku mati. Jika ada pertambahan harta, tolong kembalikan kepada negara melalui Khalifah yang diangkat setelahku.”

Mendengar wasiat tersebut memubuat Aisyah menangis, bagaimana tidak belum tuntas kesedihan ditinggal oleh suami tercinta, ia juga harus siap untuk kembali kehilangan sosok ayah yang amat disayanginya tersebut.

Namun wasiat tetaplah wasiat, tidak lama setelah selesai urusan terkait jenazah, Aisyah segera melakukan perhitungan. Ia mulai meneliti semua kekayaan ayahnya, maka didapatilah kelebihan harta dari ayahnya tersebut.

Setelah itu, Aisyah mendatangi Khalifah Umar bin Khattab dengan membawa seorang hamba sahaya dan juga seekor unta. Setelah berbincang mengenai maksud dan tujuan putri Abu Bakar tersebut mendatanginya, membuat pria yang terkenal kuat ini tak kuasa menahan air mata, ia pun menangis.

“Allah Ta’ala merahmati Abu Bakar ash-Shiddiq,” ujar Umar bin Khaththab setelah mendengar penjelasan ‘Aisyah dan menerima unta serta budak sahaya itu, “ia telah menyusahkan orang-orang setelahnya.”

“Unta ini,” terang ‘Aisyah, “digunakan untuk menyirami kebun. Sedangkan budak ini dibeli oleh Ayah, tanpa dipekerjakan. Hanya agar dia nyaman menggendong anaknya yang masih kecil.”

Itulah sepenggal kisah mengenai cara Abu Bakar ash-Siddiq memberantas korupsi. Padahal sebagai pemimpin sekaligus saudagar cerdas tentu saja kemungkinan untuk bertambahnya harta sangatlah besar. Namun ternyata beliau mengembalikan selisih harta setelah memimpin dan sebelum menjadi pemimpin. Sungguh teladan yang amat baik bagi seluruh pimpinan di dunia ini.


from Info Unik http://ift.tt/2yJBV5Z
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2AXADtU Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Kisah Sahabat Rasulullah yang Justru Sedih Ketika Berlimpah Harta

Memiliki kekayaan yang berlimpah tentu saja menjadi keinginan bagi banyak orang. Dengan kekayaan yang banyak tersebut, akan membuat segala kebutuhan menjadi tercukupi. Selain itu, harta juga bisa menjadi salah satu faktor penentu kebahagiaan.

Namun ternyata, tidak semua orang menganggap harta yang berlimpah tersebut adalah berkah melainkan sebuah musibah. Bahkan di antaranya justru merasa sangat sedih dengan limpahan harta yang diberikan oleh Allah SWT kepadanya.

Hal tersebut terjadi kepada sahabat Rasulullah SAW, dikisahkan ada seorang sahabat nabi yang justru menangis sedih ketika ia dilimpahi harta oleh Allah SWT. Siapakah sahabat nabi yang dimaksud tersebut? Berikut kisah selengkapnya.

Kisah ini bermula ketika datang harta rampasan perang yang terdiri dari berbagai jenis kekayaan dunia seperti emas, perak, permata dan sutera dari Qadisiah dan Madain. Kala itu, sayyidina ‘Umar bin Khaththab lah yang menjadi panglima perangnya.

Namun, bukannya bergembira atas pencapaiannya Umar justru menangis dengan penuh kekhawatiran. Hal ini jelas membuat sahabat lainnya merasa heran, salah satunya ialah Abdurrahman bin ‘Auf yang dikenal sebagai orang yang sangat dermawan. Ia bertanya

“Mengapa engkau menangis, wahai Amirul Mukminin? Padahal Allah Ta’ala telah memenangkan agama-Nya dan memberikan kebaikan kepada kaum Mukminin melalui kepemimpinanmu?”

“Tidak, Demi Allah. Ini bukanlah kebaikan yang murni dan sejati.” Sanggah ‘Umar. “Jika ini merupakan puncak kebaikan, maka Abu Bakar lebih berhak mendapatkanya daripada aku.” jelas ayah Hafshah beberapa saat kemudian.

“Dan  jika ini merupakan puncak kebaikan, sudah pasti Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam lebih berhak mendapatkannya-pada masanya-daripada masa kami.” terang ‘Umar sembari terus menangis, mengkhawatirkan capaiannya dalam memimpin kaum Muslimin.

Namun meskipun sambil menangis dan penuh kekhawatiran, sayyidina ‘Umar bin Khaththab tidak lupa memuji para pasukkannya karena telah berhasil memenangkan jihad dan membawa harta rampasan perang dengan utuh. Ia berkata:

“Betapa amanahnya pasukan ini. Dan betapa amanahnya pula panglimanya, Sa’ad bin Abi Waqqash.”

Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib yang kala itu berada di dekat ‘Umar menimpali, “Semua ini lantaran engkau yang tidak menyimpan sebersit pun hasrat kekayaan dunia di hatimu. Jika ada secuil syahwat terhadap harta di hatimu, niscaya pasukan itu akan saling bunuh demi memperebutkan ghanimah ini.”

Maka pantaslah jika sayyidina ‘Umar bin Khaththab dijuluki sebagai Al-Faruq yakni yang membedakan antara kebaikan dan keburukan. Dirinya memahami bagaimana cara menyikapi karunia yang diberikan oleh Allah SWT.

Demikianlah kisah sahabat nabi yang menangis ketika diberikan limpahan rezeki oleh Allah SWT. Sudah sepantasnya kita tidak mengagungkan harta dan kekayaan melebihi kecintaan terhadap Allah. Semoga kisah ini menjadi pembelajaran untuk kita semua.


from Info Unik http://ift.tt/2j57rpI
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2zh5VK4 Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Beginilah Doa Untuk Memikat Hati Wanita Idaman

Kaum pria tentu memiliki kriteria dalam memilih pasangan hidupnya. Selain berparas elok, berkelakuan baik tentu saja agama menjadi faktor utama yang kerap diperhatikan. Ketika seorang pria menemukan wanita yang demikian, tentulah membuatnya jatuh hati.

Jelas wanita idaman tersebut diharapkan akan menjadi jodohnya kelak. Namun hal yang harus diingat adalah, jangan sampai perasaan tersebut membawa kita dalam lembah kemaksiatan. Ada baiknya untuk menyerahkannya kepada Allah lewat doa.

Dengan lebih mendekatkan diri kepada Allah akan membuat segalanya lebih mudah termasuk perkara jodoh. Ada beberapa doa yang tercantum dalam Al-Qur’an untuk memikat hati wanita ini. Doa apa sajakah yang dimaksud? Berikut informasinya.

1. Orang Yang Baik Akan Mendapatkan Jodoh Yang Baik Pula

Setiap orang tentu menginginkan jodoh yang baik bagi dirinya. Memperbaiki diri menjadi salah satu hal yang harus dilakukan agar keinginan mendapatkan jodoh yang baik tersebut dapat terkabulkan. Selain berusaha menjadi lebih baik, kita juga bisa membaca QS. An-Nur ayat 26:

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)….”. (QS. An Nur : 26)

2. Berdoa Agar Dijauhkan Dari Jodoh Yang Kurang Baik
Ketika kita berada dalam proses memperbaiki diri, tentulah keinginan mendapatkan wanita yang baik semakin besar. Oleh karena itu, ada baiknya untuk meminta kepada Allah agar mendekatkan kepada wanita yang baik dan menjauhkan diri dari sosok yang kurang baik bagi kehidupan dunia maupun akhiratnya.

Dalam Al-Quran sudah dijelaskan dengan detail mengenai permasalahan seperti ini, pada surat An Nur ayat 3, penjelasannya sebagai berikut :

“Laki-laki yang berzina tidak mengawini melainkan perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin“.

3. Berdoa Untuk Selalu Dijauhkan Dari Wanita Yang Musyrik
Musyrik menjadi salah satu perbuatan yang dibenci oleh Allah SWT. Tentu saja kita harus menghindari hal yang demikian sebab dosa yang akan diterima akan sangat besar. Pastilah orang yang beriman mengerti bahwa mereka ingin mendapatkan jodoh yang seiman dan senantiasa beribadah kepada Allah.

Larangan menikahi wanita musyrik tersebut terdapat dalam QS. Al-Baqarah ayat 221. Allah Ta’ala berfirman:

“Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mukmin lebih baik dari wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mukmin) sebelum mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka, sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada manusia supaya mereka mengambil pelajaran.” (QS. Al-Baqarah : 221)

4. Berdoa Untuk Mendapatkan Wanita Yang Bisa Menjaga Kehormatannya
Kehormatan wanita menjadi salah satu hal yang wajib dijaga. Ini menjadi salah satu poin penting bagi seorang pria ketika hendak mencari jodohnya. Perempuan yang martabat dan kehormatannya senantiasa terjaga pasti akan membuat lelaki jatuh hati. Untuk para pria, apabila ingin mendapatkan wanita yang demikian, maka bacalah QS. Al-Maidah ayat 5:

“Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik. Makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al Kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka. (Dan dihalalkan mangawini) wanita yang menjaga kehormatan diantara wanita-wanita yang beriman dan wanita-wanita yang menjaga kehormatan di antara orang-orang yang diberi Al Kitab sebelum kamu, bila kamu telah membayar mas kawin mereka dengan maksud menikahinya, tidak dengan maksud berzina dan tidak (pula) menjadikannya gundik-gundik. Barangsiapa yang kafir sesudah beriman (tidak menerima hukum-hukum Islam) maka hapuslah amalannya dan ia di hari kiamat termasuk orang-orang merugi“. (QS. Al-Maidah : 5)

5. Berdoalah Untuk Terhindar Dari Jodoh Yang Senantiasa Mengajak Untuk Ke Hal Maksiat
Selain berdoa untuk meminta jodoh yang baik, kita juga harus berdoa agar dijauhkan dari jodoh yang selalu mengajak kepada perbuatan yang maksiat. Perjalanan hidup berumahtangga kelak tentu akan mendapatkan beragam cobaan, maka dari itu berdoalah agar Allah memberikan jodoh yang mau menerima keadaan dan mengerti mengenai kewajiban dirinya. Untuk itu, Anda bisa membaca Al-Qur’an surat An Nur ayat 32, penjelasannya sebagai berikut :

“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui“. (QS. An Nur : 32)
ads

6. Berdoalah Untuk Segera Di Dekatkan Jodohnya
Allah SWT sudah mempersiapkan jodoh bagi semua hamba-Nya. Maka dari itu, berdoalah agar segera didekatkan dengan jodoh apabila sudah siap untuk meenikah. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surat Ar Rum ayat 21, penjelasannya sebagai berikut :

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS. Ar-Rum : 21)

7. Berdoalah Agar Mendapatkan Istri Yang Berbakti Kepada Suami
Salah satu kewajiban istri adalah berbakti kepada suaminya. Tentu saja kaum pria juga ingin mendapatkan tipekal istri yang demikian. Untuk itu teruslah berdoa kepada Allah SWT salah satu dengan membaca Al-Qur’an surat Al Furqan ayat 74 :

Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Furqan : 74)

Demikianlah informasi mengenai doa untuk memikat hati wanita idaman. Semoga saja bisa menjadi salah satu batu loncatan untuk mendapatkan wanita yang diinginkan menjadi pendamping hidup kelak.


from Info Unik http://ift.tt/2iXOlBS
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2AP2EAE Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Baca Doa Ini Untuk Membuka Pintu Rezeki

Kesulitan ekonomi menjadi salah satu permasalahan yang dialami oleh kebanyakan orang. Keluhan demi keluhan tidak jarang terdengar dari mereka yang merasa rezekinya ‘seret’ tersebut. Namun mereka menyadari bahwa Allah SWT sudah menyediakan berbagai rezeki yang cukup untuk hamba-Nya.

Syaratnya cukup dengan berusaha dengan ikhlas dan juga memohon kepada-Nya. Berdoa kepada Allah SWT menjadi salah satu jalan untuk meminta agar dibukakannya pintu rezeki. Namun jangan lupa untuk melakukan perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

Ternyata ada beberapa doa pembuka pintu rezeki yang bisa dibaca setelah melaksanakan sholat fardhu atau pun diwaktu mustajab untuk berdoa. Bagaimanakah bacaan doa pembuka pintu rezeki ini? Berikut informasi selengkapnya.

1. Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Berkah
Berdoa agar dibukakan pintu rezeki memang menjadi hal yang patut kita terapkan setiap hari. Akan tetapi tidak kalah pentingnya, jangan lupa untuk memohon kepada Allah agar pintu rezeki yang dibukakan nantinya merupakan rezeki yang halal dan berkah. Hal ini dikarenakan kehalalan serta keberkahan dari rezeki menjadi perkara yang diutamakan. Oleh sebab itu, jika menginginkan rezeki yang halal dan berkah ada baiknya untuk membaca doa berikut ini:

“Allahumma innii as aluka an tarzuqanii rizqan halaalan waasi’an thayyiban min ghairita’abin wala masyaqqatin walaa dhoirin wa laa nashabin innaka ‘alaa kulli syai in qadiir”.

Doa di atas memiliki arti: “Ya Allah, aku minta pada Engkau akan pemberian rezeki yang halal, luas, baik tidak tanpa repot dan juga tanpa kemelaratan dan tanpa keberatan, sesungguhnya Engkau kuasa atas segala sesuatu”.

2. Doa Memohon Rezeki Yang Melimpah

Selain mengharapkan dapat rezeki yang halal lagi berkah, kebanyakan orang juga pasti menginginkan rezeki yang diberikan oleh Allah itu dalam jumlah yang berlimpah. Alasannya adalah agar mereka tidak merasa kekurangan ataupun kesulitan ekonomi di kemudian hari.

Nabi Sulaiman merupakan nabi yang dikaruniai dengan rezeki yang berlimpah serta kerajaan yang besar. Namun ternyata, itu semua tidak diperoleh Nabi Sulaiman dengan sekejap matta saka. Melainkan tidak terlepas dari segala doa yang diucapkan oleh beliau kepada Allah SWT. Doa tersebut tercantum dalam  Q.S Shaad ayat 35, yang berbunyi,

“Rabbighfirlii wahablii mulkan laa yanbaghii li-ahadin min ba’dii, innaka antalwahhaab”.

Artinya “Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha Pemberi”.

3. Doa untuk menarik rezeki dari segala penjuru
Banyak orang yang merasa bahwa hanya memiliki 1 jalan rezeki saja dalam hidup mereka. Padahal sebenarnya, Allah SWT membukakan pintu rezeki dari segala penjuru apabila kita meminta kepadanya. Untuk itu, bermohonlah kepada Allah SWT ketika selesai sholat, perbanyak dzikir serta berdoalah agar Allah membukakan banyak pintu rezeki untuk kita.

“Wahai Allah limpahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad sebanyak aneka rupa rezeki. Wahai Dzat yang Maha Meluaskan rezeki kepada orang yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. Luaskanlah dan banyakkanlah rezekiku dari segenap setiap penjuru dari perbendaharaan rezeki-Mu tanpa pemberian dari makhluk, berkat kemurahan-Mu juga. Dan, limpahkanlah pula rahmat dan salam atas dan para sahabat beliau”.

Kita bisa membaca doa ini sebanyak 7 kali setiap selesai sholat fardhu. Jangan lupa untuk mengamalkannya.

Demikianlah informasi mengenai doa untuk membuka pintu rezeki. Percayalah bahwasanya Allah SWT mencukupkan rezeki kepada hamba-Nya, apabila hamba tersebut bermohon, berusaha dan berserah diri kepada Allah. Jangan lupa juga untuk mengerjakan amalan sunnah yang dianjurkan untuk membuka pintu rezeki lainnya.


from Info Unik http://ift.tt/2AwUv77
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2Af2Kk4 Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Kisah Bulan Terbelah di Jaman Rasulullah SAW

Kisah ini memang diluar logika, ketika itu bulan terbelah menjadi dua. Dengan mukjizat dari Allah, Rasulullah SAW mampu membuat purnama bulat terbelah seketika. Peristiwa ini dikisahkan dalam surat Al Qamar 1-3.

Saat itu kaum Quraisy yang sedang berkumpul di Kabbah sengaja memanggil Nabi untuk mempermalukan dirinya. Awalnya mereka menawarkan kekayaan dan kemuliaan kepada Sang Baginda. Namun Nabi menolaknya sehingga membuat mereka diam seribu bahasa.

Namun tidak sampai disitu, mereka tidak kehilangan akal untuk membuat Nabi Muhammad malu. Jika Nabi mampu, mereka berjanji mengikuti apa yang dibawa Nabi, yakni percaya jika Tuhan hanya satu. Mereka meminta agar Nabi membelah bulan menjadi dua. Seperti apa kisahnya?

Adapun arti Surat Al Qamar yang mengisahkan tentang terbelahnya bulan adalah sebagai berikut.

"Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah Bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: ‘(Ini adalah) sihir yang terus menerus’. Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya," Surah Al Qamar Ayat 1-3.

Pada suatu ketika kaum musrikin Quraisy berkumpul di halaman Kabbah untuk mencari cara mempermalukan Rasulullah SAW. Satu diantara banyak pemuka di sana kemudian mengusulkan agar memanggil sang Nabi.

Saat pesuruh sampai menemui Nabi,dia kemudian mengatakan jika para pemuka Quraisy sedang menanti dirinya di halaman Kabbah. Nabi tidak berpikir jika pemanggilan itu untuk mempermalukan dirinya.

Dalam pikirnya, jika dia berhasil menyerukan dakwah tentang Islam, semoga saja mereka bisa insaf dan mengikuti ajarannya. Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam pun datang ke tempat mereka dan ikut berkumpul di sana.

Saat berkumpul para pemuka kaum Quraisy ini terlalu banyak bicara hal yang sia-sia. Namun, Nabi Muhammad SAW diam saja. Menyadari targetnya sudah mulai bosan, salah satu diantara mereka kemudian membuka pembicaraan dengan Nabi.

“Begini Muhammad! Jika kedatanganmu kesini hendak mencari kekayaan, maka akan kami buat kamu menjadi seorang hartawan diantar kami. Jika maksudmu ingin mencari kemuliaan, maka akan kami buat kamu menjadi orang yang paling mulia diantara kami…“

Namun, Rasulullah SAW menolak tawaran tersebut. “Bagiku tidak seperti yang kamu katakan itu. Aku datang dengan apa yang telah aku bawa kepadamu . . . dan jikalau kamu menolak kedatanganku, aku akan bersabar serta menyerah kepada Allah, sehingga ia mendengar keputusan di antara kamu semua dan aku.”

Jawaban ini membuat mereka terdiam karena ternyata Nabi SAW tidak bisa diiming-imingi dengan harta dan kemuliaan yang dijanjikan. Merasa gagal mempermalukan, kemudian satu diantara mereka meminta agar Nabi membelah bulan menjadi dua. Hal ini tentu sulit dilakukan oleh manusia biasa, sehingga mereka merasa jika Nabi tidak akan bisa melakukannya.

“Muhammad, jikalau engkau betul-betul menjadi pesuruh Allah, cobalah engkau belah bulan menjadi dua. Jikalau engkau mampu membelahnya, tentu kami percaya dengan sungguh-sungguh, bahwasannya engkau sungguh pesuruh Tuhan yang di datangkan kepada kami!”

Ternyata hal ini begitu mudah bagi Nabi karena mendapat pertolongan dari Allah. Seketika itu Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam mendapatkan mukzizat, lalu beliau mengacungkan jari telunjuk beliau ke atas seketika itu juga bulan terbelah dua. kemudian beliau berkata, “Saksikanlah dan lihatlah oleh kamu semua, bahwa bulan itu sudah benar-benar terbelah menjadi dua.”

Namun, para laknatullah tersebut tidak percaya dan bilang jika hal itu adalah sihir.

“Sungguh itu sihir yang nyata!” kemudian sebagian lainnya berkata, “Ya sungguh pun jika itu sihir maka hanya kitalah yang terkena oleh sihirnya. Belum tentu orang-orang selain kami. Maka tunggulah kedatangan orang-orang pelayaran (musafir), maka apakah mereka melihat apa yang kita lihat ini.”

Kemudian di datangkan para musafir untuk mempertanyakan tentang terbelahnya bulan tersebut. Memang benar mereka melihat bulan itu terbelah menjadi dua dan tampak jika gunung Hira berada di tengah-tengah belahan bulan itu. Meskipun telah terlihat nyata begitu, tapi mereka kaum Musyrikin tetap menganggap peristiwa menakjubkan itu hanyalah sihir.

Kisah ini juga banyak tertulis dalam hadist. Diriwayatkan dari Anas bin Malik dia berkata : "Penduduk Mekkah pernah meminta kepada Rasulullah Saw, mengenai suatu tanda kekuasaan Allah, maka terbelahlah bulan di Mekkah yang terjadi dua kali, kemudian Beliau membaca ayat : 'Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan' (QS.Al-Qomar:1). (HR. Muslim)

Hadist lain dari Anas bin Malik, dia berkata : "Penduduk Mekkah pernah meminta kepada Rasulullah Saw, mengenai suatu tanda kekuasaan Allah, lalu Beliau memperlihatkan bulan terbelah menjadi dua, hingga mereka melihat celah diantara belahan itu" (HR. Bukhari)

Iman al-Baihaqi meriwayatkan, Abu Abdillah Al-Hafizh memberitahukan kami dari Abdullah ia berkata :

"Bulan pernah terbelah menjadi dua di Mekkah, lalu Kafir Quraisy dari golongan penduduk Mekkah mengatakan : "ini adalah sihir yang dilakukan terhadap kalian, kemudian Kafir Quraisy berkata :

"Tunggulah para musafir jika mereka melihat apa yang kalian lihat, maka yang demikian itu benar adanya, dan jika mereka tidak melihat apa yang kalian lihat, maka yang demikian itu merupakan sihir yang dilakukan terhadap kalian."

Kemudian para musafir yang datang dari berbagai penjuru ditanya, maka bereka menjawab : "Kami melihatnya" maka terbuktilah kebesaran Allah melalui mukzijat dari Rasulullah SAW.


from Info Unik http://ift.tt/2APa8Uk
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2BZ40rN Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Bacalah Doa ini Agar Urusan Dipermudah

Setiap orang tentu memiliki kesibukan dan urusannya masing-masing. Tidak jarang ada di antara mereka merasa kesulitan dengan menumpuknya urusan di dunia. Bahkan ada di antaranya yang merasa terlalu lelah dan akhirnya menyerah.

Padahal sebenarnya, sebagai orang yang beriman kita tidak seharusnya mudah berputus asa. Hal ini dikarenakan, Allah SWT senantiasa memberikan pertolongan apabila kita berkomunikasi kepada-Nya. Salah satu caranya adalah lewat memohon doa kepada-Nya

Ternyata, ada begitu banyak doa yang bisa dibaca agar urusan dipermudah oleh Allah SWT. Bahkan di antaranya sudah tertera di dalam Al-Qu’ran namun banyak yang belum mengetahuinya. Lantas doa apa sajakah yang bisa dibaca untuk memohon pertolongan Allah? Berikut informasi selengkapnya.

1. Doa Ashabul Kahfi (Al Kahfi:10)
Kisah Ashabul Kahfi merupakan kisah yang tidak asing bagi umat Islam. Cerita 7 pemuda menjadi salah satu bukti kebenaran yang diabadikan di dalam Al-Qur’an tepatnya  Q.S Al-Kahfi ayat 9-26. Di dalam Surat ini diceritakan bahwa ada 7 pemuda beriman yang melarikan diri ke dalam gua dan ditidurkan oleh Allah SWT selama 309 tahun lamanya. Ternyata ketika berada di dalam gua tersebut, pemuda ini berdoa kepada Allah agar dimudahkan urusannya. Berikut adalah bacaan doanya yang terdapat dalam Q.S Al-Kahfi ayat 10.

“Allahumma robbana hablanaa min ladunka rahmatan wa hayyi` lanaa min amrinaa rosyadaa. Yassir umuuronaa Yaa Allah, Robbi yassir wa la tu’assir fa inna taysiiro kulla ‘asiirin, ‘alaika yasiirun. Allohumma tammim bilkhoiri, birohmatika Yaa arhamarrohimiina.”

Artinya: “Yaa Allah Pembimbing hidup kami, karuniakan kepada kami rahmat dari sisi Mu, dan berilah petunjuk kepada kami dalam urusan kami, dengan segala petunjuk. Mudahkanlah urusan kami, Yaa Allah. Permudahkanlah jangan disulitkan karena Engkaulah yang Maha memudahkan, segala yang susah adalah mudah bagi Mu. Yaa Allah, sempurnakanlah dengan segala kebaikan, dengan rahmat Mu. Yaa Allah, wahai yang paling mengasihani daripada segala yang mengasihani.”

2. Surat Thaha ayat 25-28:

Selain  surat Al-Kahfi, ternyata ada juga surat Thaha ayat 25-28 yang bisa dibaca oleh kaum muslimin ketika sedang melakukan sebuah urusan dan ingin dimudahkan jalannya. Adapun bacaan ayatnya adalah:

“Robbisy rohlii shodrii, Wa yassirlii amrii, Wahlul ‘uqdatan min lisaani, Yafqohuu qoulii”

Artinya: “Ya Tuhanku, lapangkan untukku dadaku, Dan mudahkanlah untuk urusanku, dan lepaskan kekakuan dari lidahku, agar mereka dapat dengan mudah mengerti perkataanku.”

3. Surat Al Baqarah ayat 286
Surat Al-Baqarah ayat 286 juga bisa menjadi salah satu ayat yang patut dibaca ketika kita memiliki banyak urusan dan ingin Allah memudahkan segala urusan tersebut. Namun hal yang harus diperhatikan adalah, berdoalah dengan khusyuk dan benar-benar tulus.

“Robbanaa laa tuaa khidznaa innasiinaa au akhtho’na, robbanaa walaa tahmil ‘alainaa ishran kamaa hamaltahuu ‘ala al ladziina min qoblinaa, robbana walaa tuhammilnaa maa laa thoo qatalanabih, wa’ fuanna waghfirlanaa warhamnaa, anta maulana fansurnaa ‘ala al qaumilkaafiriin.”

Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma’aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir.”

4. Surat Al Baqarah ayat 255
Tidak hanya Al-Baqarah ayat 286 ternyata pada ayat 255 kita juga bisa membacanya untuk memohon agar segala urusan dapat dipermudah. Berikut ini adalah bacaan ayatnya:

“Allahulaa ilaa ha illa huwa al hayyu al qayyum. Laa ta’khudzuhu sinatun walaa anuum. Lahuu maa fii as samaawaatii wa maa fi al ardh. Man dza al ladzi yasyfa’u ‘indahuu illa biidznih. Ya’lamu maa baina aidihim wa maa kholfahum. Wa laa yuhiithuuna bisyaiin min ‘ilmihi illa bimaa syaa. Wa si’a kursi yuhu as samaawaati wa al ardh. Wa laa yauuduhuu hifdzuhumaa wa hu wa al ‘aliyyu al adzhiim.”

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

5. Surat Al A’raf ayat 89
Surat selanjutnya yang juga bisa dibaca untuk mempermudah urusan adalah Surat Al-A’raf ayat 89.

”Robbanaftah bainanaa wa baina qauminaa bi al haqqi wa anta khairu al faatihiin.”

Artinya: “Ya Tuhan, berilah keputusan antara kami dan kaum kami dengan haq (adil). Engkaulah Pemberi keputusan yang sebaik-baiknya.”

6. Surat Al Insyirah ayat 5-6
Banyak orang yang percaya bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan di atas kemampuan hamba-Nya. Hal inilah yang harusnya membuat kita merasa yakin dan percaya bahwa selalu ada jalan untuk menyelesaikan sebuah urusan. Ada baiknya, untuk membaca Surat Al-Insyirah ayat 5-6 yang berbunyi:

“Fainnama’a al ‘usriyusroo. Inna ma’a al ‘usriyusraa.”

Artinya: “Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”

Demikianlah informasi mengenai surat dalam Al-Qur’an yang bisa dibaca agar dimudahkan segala urusan oleh Allah SWT. Minta dan mohonlah kepada Allah dengan hati dan niat yang tulus ikhlas, agar keinginan tersebut dapat terkabul.


from Info Unik http://ift.tt/2kar8fN
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2nGRqvg Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Lakukan Amalan Ini Untuk Memikat Hati Pria

Jatuh cinta menjadi salah satu fitrah yang akan dialami oleh manusia. Selain pria, wanita juga bisa merasakan suka terlebih dahulu kepada lawan jenisnya. Bahkan ada yang menyatakannya secara terang-terangan dan ada pula yang mencintai dalam dia.

Pada dasarnya, seorang wanita itu lebih baik untuk menunggu dari pada menawarkan diri. Ketika jatuh hati kepada seorang pria, hendaknya meminta bantuan kepada orang lain agar tidak terjerumus dalam kemaksiatan dan dosa.

Selain itu, untuk mengatasi perasaan tersebut bisa dilakukan dengan berdoa kepada Allah SWT. Selain dengan doa, ternyata ada beberapa amalan lagi yang bisa dilakukan agar dapat memikat hati pria yang kita sukai. Amalan apa sajakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

1. Mensucikan Diri Sebelum Berdoa
Hal pertama yang harus dilakukan ketika ingin berdoa untuk memikat hati pria yang disukai adalah dengan terlebih dahulu mensucikan diri. Berdoa memang dapat dilakukan dimana saja, namun alangkah baiknya apabila kita berada dalam keadaan suci ketika menghadap Allah SWT.

Berwudhu lah terlebih dahulu untuk mensucikan diri, jangan lupa untuk mengenaikan pakaian yang bersih. Dengan demikian akan membuat kita merasa lebih nyaman ketika berdoa kepada Allah SWT.

2. Membaca Surat Al Furqan ayat 74

Setelah mensucikan diri, kita juga dapat membaca Surat Al-Furqan ayat 74 untuk meminta kepada Allah agar diberikan jodoh yang dapat menyenangkan hati.

 “Rabbana hablana min azwaajina, wa dzurriyyatina qurrata a’yuniw, waj’alna lil muttaqiena immaa”. 

Artinya: Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami jodoh (isteri-isteri) kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang2 yang bertakwa” (QS Al Furqan : 74)

3. Membaca Asmaul Husna Sebelum Berdoa
Allah SWT memiliki nama-nama yang mulia atau lebih dikenal dengan Asmaul Husna. Maka alangkah baiknya ketika kita hendak berdoa kepada Allah diawali dengan terlebih dahulu membaca Asmaul Husna ini.

Asmaul husna sendiri merupakan bentuk pujian kita kepada Allah SWT. Dengan demikian InshaAllah doa yang kita lantunkan akan lebih mudah terkabulkan oleh Allah SWT. Anjuran untuk membaca Asmaul Husna ketika hendak berdoa ini tertuang di dalam Q.S Al-A’raf ayat 180 dan Q.S. Al-Isra’ ayat 110:

“Allah memiliki Asmaul husna, hendaknya kamu berdoa dengannya.” (Al-A’raf: 180)

“Katakanlah, berdoalah kepada Allah atau berdoalah kepada Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu berdoa, Dia mempunyai Asmaul husna.” (Al-Isra’: 110)

4. Perbanyak Berdizikir
Berdzikir artinya mengingat Allah SWT, amalan yang satu ini jelas harus selalu dilakukan dalam kondisi apapun. Dengan sering mengingat Allah maka doa pun memiliki kemungkinan lebih besar untuk dikabulkan. Allah Ta’ala berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allâh, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” ( QS: al-Ahzâb 41-42)

Beberapa bentuk dzikir sesuai ajaran nabi shallallahu alaihi wa sallam:
Allahumma antassalam  waminkassalam tabarakta Ya Dzaljalali wal ikram
Tasbih (subhanallah) sebanyak 33x
Tahmid (Alhamdulillah) sebanyak 33x,
Takbir (Allahu Akbar) sebanyak 33 x.
Laa ilaaha Illallahu wahdahu laa syarikalahu, lahul mulku walahul Hamdu wahuwa ‘alaa kulli syai-inq qodir
5. Memperbanyak Sholawat
Selain memperbanyak berdzikir, ketika kita menginginkan sesuatu hendaknya kita juga memperbanyak sholawat kepada Rasulullah SAW. Dengan memperbanyak sholawat, maka kemungkinan doa akan terkabul juga akan semakin besar. Ada sebuah hadist yang membenarkan hal ini:

Umar bin Khattab Ra. berkata: “Saya mendengar bahwa doa itu ditahan di antara langit dan bumi, tidak akan dapat naik, sehingga dibacakan shalawat atas Nabi Muhammad Saw.” (HR. Tirmidzi)

“Apabila salah seorang dari kalian berdoa maka hendaklah memulai dengan memuji Allah dan memuja-Nya, lalu hendaknya membaca salawat atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, kemudian setelah itu dia boleh berdoa tentang apa pun yang diinginkannya.” (HR. Abu Daud dan At-Tirmidzi)

6. Membaca surat Al-Fatihah
Amalan selanjutnya yaitu membaca surat Al-Fatihah. Surat Al-Fatihah sendiri dikenal sebagai Ummul Kitab yang memiliki kemuliaan. Dalam salah satu ayat di surat ini yang berbunyi “Iyyakana’budu wa iyyakanasta’iin” yang artinya “hanya engkaulah yang kami ibadahi dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan”. Maka ketika seorang hamba mengucapkan demikian, Allah ta’ala akan berkata “Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta.”

Sebagaimana dijelaskan dalam hadist Qudsi:  “Aku membagi shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta.” Maka jika sang hamba membaca (Alhamdulillahirabbil’alamin) Allah berkata: “Hamba-Ku menyukuri aku,” dan jika membaca (Araahman arrahiim) Allah berkata: “Hamba-Ku memuji Aku,” dan jika membaca (Maalikiyaumiddiin) Allah berkata: “Hamba-Ku pasrah kepada-Ku, dan jika membaca (Iyyakana’budu wa iyyakanasta’iin), Allah berkata: “Ini antara Aku dan hamba-Ku, dan untuk hamba-Ku apa yang ia minta,” dan jika membaca (Ihdinashiratolmustaqiim shiratoladzina an’amta ‘alaihim ghairil maghdhubi’alaihim waladhoollin), Allah berkata: “Ini untuk hamba-Ku dan untuk hamba-Ku apa yang ia pinta.” (HR. Muslim)

7. Membaca Surat Al-Ikhlas
Selain membaca surat Al-Fatihah untuk memikat hati seorang pria juga dapat dilakukan dengan cara membaca surat Al-Ikhlas. Dengan rutin membacanya maka akan mempermudah sebuah doa dikabulkan oleh Allah SWT. Sebuah hadist menyatakan bahwa:

“Sesungguhnya Rasullah Saw. mendengar seseorang berkata: “Ya, Allah, sesungguhnya aku meminta kepada-Mu, bahwa diriku bersaksi sesungguhnya Engkau (adalah) Allah yang tidak ada ilah yang haq disembah kecuali Engkau Yang Maha Esa, Yang bergantung (kepada-Mu) segala sesuatu, Yang tidak beranak dan tidak pula dipernakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan-Nya,” kemudian Rasullah Saw. bersabda: “Sungguh dirimu telah meminta kepada Allah dengan nama-Nya, yang jika Ia diminta dengannya (pasti akan) memberi, dan jika Ia diseru dengannya, (pasti akan) mengabulkannya.” (HR. Abu Daud)

8. Berdoa Di Waktu-Waktu Yang Mustajab
Selain beberapa amalan di atas, ada pula hal yang harus diperhatikan ketika hendak berdoa kepada Allah SWT yakni waktunya. Ada beberapa waktu yang mustajab agar sebuah doa mudah terkabulkan. Untuk itu, usahakanlah untuk berdoa pada waktu-waktu berikut ini, Sepertiga malam terakhir (hendaknya didahului dengan sholat tahajjud), saat adzan berkumandang, di antara adzan dan iqamah, ketika turun hujan, pada hari jumat dan beberapa waktu lainnya.

9. Berdoa Dengan Khusyuk Dan Tidak Tergesa-Gesa
Ada banyak orang yang merasa kecewa karena telah berulang kali berdoa kepada Allah namun tidak juga terkabul. Ternyata kesalahan ada dalam diri kita, yakni tata cara berdoa yang tidak benar. Ada baiknya ketika kita berdoa itu dilakukan dengan khusyuk dan tidak tergesa-gesa. Berdoalah dengan penuh harapan agar Allah SWT mengabulkannya. Allah Ta’ala berfirman yang artinya:

“Sesungguhnya, mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) segala kebaikan, dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.” (Q.S . Al-Anbiya’ : 90).

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda“Akan diijabahi doa kalian, jika tidak berdoa dengan tergesa-gesa. Sungguh kamu telah berdoa, maka atau kenapa tidak diijabahi?” (H. R. Imam Bukhari).

10. Memperbanyak Membaca Al-Quran Dan Amalan Ibadah Sunnah
Amalan terakhir yang bisa dilakukan untuk dapat memikat hati pria yang dicintai adalah dengan memperbanyak mmebaca Al-Qur’an dan juga mengerjakan amalan Sunnah lainnya. Seperti yang diketahui, dengan mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah juga akan mempermudah keinginanan hamba-Nya.

Demikianlah informasi mengenai amalan yang dapat dilakukan untuk memikat hati pria yang disukai. Namun, semua hasilnya itu kembali kepada kehendak Allah SWT, maka berserah dirilah kepada-Nya. Semoga bermanfaat.


from Info Unik http://ift.tt/2AxzasS
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2jodg1Q Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Inilah Doa Agar Wajah Selalu Terlihat Cantik

Bagi wanita, kecantikan merupakan hal penting dalam kesehariannya. Tidak heran, jika mereka bisa berdandan hingga menghabiskan waktu lama. Tidak hanya itu saja, wanita juga rela mengeluarkan uang yang tidak sedikit demi terlihat mempesona.

Ada beragam tujuan dilakukan wanita agar terlihat cantik. Bisa untuk membangun rasa percaya diri agar terlihat menarik, bahkan ada yang bertujuan untuk membuat lawan jenisnya tertarik. Sejatinya kecantikan hatilah yang seharusnya dijaga.

Namun namanya wanita, yang indah-indah sudah melekat dan menjadi fitrahnya. Jika ingin cantik namun tetap sederhana, doa berikut bisa menghadirkan kecantikan dan diamalkan agar wajah selalu terlihat cantik menawan dan mempesona. Seperti apa doanya?

Sebenarnya, kecantikan hanya sebatas rupa. Wanita yang tinggi tingkat keshalihannya justru dipilih Allah SWT menjadi sebaik-baiknya perhiasan dunia. Sekali lagi, bukan cantik namun yang shalihah. Namun tak apa terlihat cantik menawan, jika tujuannya untuk menyenangkan mahramnya.

Sebenarnya, ada banyak doa yang bisa dibaca dan diamalkan agar wajah bisa terlihat cantik. Salah satunya adalah membaca QS Al-Waqiyah Ayat 35-38 berikut ini

Selain QS Al-Waqiyah Ayat 35-38, doa dan amalan yang bisa dibaca agar wajah terlihat cantik adalah QS Yusuf Ayat 4.


(Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku".

Selain, surat Alwaqiah dan surat Yusuf, Surat Thaha Ayat 39 juga dipercaya dapat mempercantik rupa. Doa ini merupakan bentuk dari permohonan supaya Allah SWT bisa menjaga tingkah laku diri kita dan juga kebaikan yang ada dalam diri kita termasuk kecantikan dari pengawasan-Nya. Sehingga, karena kecantikan yang sudah kita miliki tidak akan menimbulkan malapetaka.

Bagaimana? Mudah bukan? Semoga kita menjadi wanita-wanita yang tidak hanya menginginkan kecantikan rupa. Karena sejatinya, dia akan hilang seiring dimakan usia. Kejarlah kecantikan hati dan menjadi wanita yang shalihah. Agar tidak hanya di dunia saja, tapi diakhirat nanti, kita mendapatkan surga-Nya. Terimakasih sudah berkunjung.


from Info Unik http://ift.tt/2BAEp8D
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2BCsebk Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Bacalah Doa ini Saat Dilanda Rasa Rindu

Perasaan rindu tentu saja pernah dialami oleh semua orang. Terlebih lagi ketika kita berada dalam jarak yang cukup jauh dari orang yang dirindukan. Tidak hanya kepada sesama manusia, rasa rindu akan muncul ketika seseorang berharap bertemu dengan Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Pada dasarnya, rindu menjadi salah satu fitrah manusia. Namun hal yang harus dipahami adalah, jangan sampai perasaan rindu tersebut justru membawa kita mengikuti bisikan setan yang menyesatkan. Terlebih lagi ketika kita merindukan seseorang yang bukan mahramnya.

Maka dari itu, ketika perasaan rindu menghinggapi hati ada baiknya berdoa kepada Allah SWT. Pada kenyataannya memang ada doa-doa yang bisa dibaca ketika seseorang mengalami perasaan rindu. Doa apa sajakah yang dimaksud? Berikut informasi selengkapnya.

1. Doa Nabi Yusuf as (Surat Yusuf ayat 4)
Bacaan doa ketika dilanda rindu yang pertama adalah Surat Yusuf ayat 4. Selain untuk doa pelepas rindu, beberapa orang juga menyebutkan bahwa doa ini akan mempermudah untuk bertemu jodoh serta mempererat hubungan suami istri.

Seperti yang diketahui bahwasanya Nabi Yusuf ini memiliki ketampanan yang luar biasa dan membuat wanita di sekitarnya terpesona karena wajah tampannya tersebut. Namun ternyata Allah SWT menakdirkan nabi Yusuf berjodoh dengan seorang wanita berparas cantik bernama Siti Zulaikha. Ketika beliau dilanda kerinduan terhadap istrinya inilah yang membuat Nabi Yusuf kerap membaca doa dari ayat di atas:

“Idz Qaala Yuusufu Li Abiihi Yaa Abati Inni Ra Aitu Ahada’ Asyara Kaukabauw Wasy syamsa Wal Qamara Ra aituhum Lii Sajidin”

Artinya: “Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya,” Wahai Ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan kelihatan semuanya sujud kepadaku” (QS Yusuf: 4)

2. Surat Thahaa ayat 39
Selain surat yusuf, ternyata masih ada beberapa ayat Al-Qur’an yang juga dianggap mustajab untuk melepaskan rindu kepada seseorang yakni terdapat dalam surat thaahaa ayat 39. Bacaan ayat ini lebih baik dibaca ketika selesai melaksanakan shalat dengan rasa yang tulus ikhlas. Banyak yang meyakini setelah membaca doa ini maka rasa rindu yang terpendam akan terobati dengan cara yag benar. Bacaan ayat tersebut adalah:

“Wa-alqaytu ‘alayka mahabbatan minnii walitushna’a’laa ‘ainii”

Artinya: Dan aku telah melimpahkan kepadamu kasih sayang yang datang dariku, dan supaya kamu di asuh di bawah pengawasanku.”(Qs thaahaa:39)

3. Surat Al Fatihah
Seperti yang kita ketahui bahwasanya bacaan Al-Fatihah memiliki banyak keistimewaan. Selain dijadikan sebagai surat pembuka dalam Al-Qur’an, ternyata surat ini juga bisa digunakan dalam mengobati penyakit, memperluas rezeki, menjauhkan diri dari sifat pelupa, dan bahkan bisa menjadi salah satu obat melepas kerinduan. Adapun bacaan ayatnya adalah:

“Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Arrahmaanirrahiim. Maaliki yaumiddiin. Iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin. Ihdinashirratal mustaqim. shiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi alaihim waladhaalin.”

Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada Engkau-lah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau anugrahkan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat. (QS Al Fatihah: 1-7)

4. Surat Al-Baqarah ayat 165
Potongan surat Al-Baqarah ayat 165 juga dipercaya bisa menjadi doa ketika kita sedang merasakan kerinduan kepada orang lain. Akan tetapi, tidak ada dalil ataupun hadist yang menjelaskan mengenai perkara ini. Adapun ayat yang dapat dibaca itu adalah:

“Yuhibbunahum kahubillahi wallazina amanuu ashaddu hubbanlillah”

Artinya: Mereka mencintainya (memuja dan mentaatinya) sebagaimana mereka mencintai Allah; sedang orang-orang yg beriman itu lebih cinta (taat) kepada Allah (Al-Baqarah: 165)

5. Surat Ali-Imran ayat 14
Tidak hanya surat Al-Baqarah ayat 65 saja yang dipercaya dapat menjadi doa penawar rindu. Namun kebanyakan orang juga menggabungkan bacaan ayat tersebut dengan Surat Ali-Imran ayat 14. Sama halnya dengan Surat Al-Baqarah ayat 65, pada Surat Ali-Imran ayat 14 juga tidak ada dalil yang menyatakan bahwa ayat tersebut bisa menjadi doa melepas rindu.

“Zuyyinalinnasi hubbushahawati minannisa’i walbani na walqanaathiril muqanthorotiminazzahabi walfidhah”

Artinya: Dihiasikan (dan dijadikan indah) bagi manusia kesukaan kepada benda-benda yang diingini, yaitu perempuan-perempuan dan anak-anak; harta-benda yang banyak  dari emas dan perak. (Ali-Imran:14)

6. Doa Rindu Orang Tua
Sebagai anak, kita tentu saja merindukan orangtua yang sudah membesarkan dan merawat kita. Baik ketika berjauhan semasa hidup terlebih ketika mereka sudah dipanggil Sang Pencipta. Perasaan rindu yang teramat sangat ini bisa terobati dengan senantiasa membacakan doa yang berbunyi:
 tua.

“Allahummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama rabbayaanii shagiiraa.”

Artinya: “Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.

Demikianlah informasi mengenai bacaan doa yang bisa dilantunkan ketika kita sedang merasakan kerinduan kepada seseorang. Ada baiknya untuk senantiasa mengamalkannya dalam keseharian agar kita terhindar dari bisikan atau godaan setan karena perasaan rindu tersebut.


from Info Unik http://ift.tt/2jY0dE1
Wiwik Setiawati http://ift.tt/2jhW6TA Sumber artikel http://ift.tt/1O9hZcL
Share:

Definition List

Unordered List

Support