This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Suami Suka Selingkuh, Punggungnya Bolong - Berita Unik dan Aneh

Suami Suka Selingkuh, Punggungnya BolongAkuIslam.ID - Laki-laki ini mengalami sakit aneh yang kemudian membawanya pada kematian. Ada yang mengaitkan hal itu dengan kebiasaannya berselingkuh.

Ilustrasi

Sebut saja namanya Sudrajat 35 tahun. Laki-laki berwajah tampan, berbadan tegap, dan gagah. ia sudah beristri dengan 3 orang anak. Keluarganya hidup sederhana di sebuah desa di Jawa Barat.

Sudrajat menjalani banyak pekerjaan untuk menghidupi keluarganya. Berganti-ganti. Sebab terkadang satu pekerjaan tak menghasilkan pendapatan yang diharapkan.

Suatu ketika, ia mesti meninggalkan kampungnya; pergi ke kota Bandung. ia mendapat peluang berdagang gorengan di kota kembang itu. Baru memulai usaha, ia sudah mendapat cobaan; tergoda perempuan yang kemudian melenakannya.

Sudrajat pun berselingkuh. Uang hasil jualannya yang tak seberapa akhirnya habis karena skandal itu. Rumah tangganya sempat goyah gara-gara perselingkuhan itu.

Istri Sudrajat mengetahui dan kemudian menangis sejadi-jadinya. Tapi konflik itu perlahan hilang dan Sudrajat kembali ke kampung halamannya.

Sudrajat lalu mendapat peluang baru: transmigrasi. Ya, pemerintah menawarkan program transmigrasi kepada penduduk di desa tempat tinggal Sudrajat ke Kalimantan. Ia termenung lama sebelum memutuskan mengambil kesempatan itu.

"Mungkin inilah jalan untuk mengubah nasib," batinnya. Istrinya menurut saja saat Sudrajat meminta persetujuan. Walau anak-anaknya masih kecil, Sudrajat mengambil resiko." Ini namanya perjuangan," ujarnya dalam hati. Maka berangkatlah ia dan keluarganya ke bumi Kalimantan.

Sudrajat rupanya serius dengan misinya. Ia bekerja keras mengolah tanah yang dijatahkan pemerintah untuknya sebanyak 2 hektar. Ia garap tanah itu menjadi ladang. ia menanam kelapa, pisang dan beberapa tanaman lain. Ia bahu-membahu bersama istrinya, walau hidup serba kekurangan. Baginya tanah itu adalah tanah harapannya. Ia akan memanfaatkan semaksimal mungkin.

Untuk menambah penghasilan Sudrajat juga beternak sapi sebanyak 3 ekor. Sapi-sapi itu ia urus dengan telaten. Di Kalimantan tak banyak gangguan berarti yang ia dapatkan. Tempat Sudrajat menetap merupakan daerah yang masih sepi dan jarak dengan kota amat jauh. Jarak antara rumah di kampung itu juga sangat jauh. Tapi kondisi itu positif, sebab Sudrajat fokus menggarap tanah dan memelihara sapinya.

Seiring berjalannya waktu, buah kerja keras Sudrajat mendatangkan hasil. Panen ladangnya melimpah dan ia mendapatkan uang lumayan dari menjualnya. Pelangi seperti meliputi rumah tangga Sudrajat, sebab ia tak lagi kekurangan dan anak-anaknya bisa mendapat pendidikan dan fasilitas memadai. Tapi diam-diam kondisi itu memdatangkan bibit baru, masalah baru.

Makin lama tinggal di Kalimantan, Sudrajat sudah mulai luas pergaulannya. Tak hanya sesama penggarap ladang, tapi juga dengan masyarakat dan para gadis. Di sinilah penyakit lamanya kambung lagi. Ia mulai mencoba-coba berselingkuh kembali.

Sudrajat berkenalan dengan seorang gadis cantik. Perkenalan terjadi saat ia sedang memancing di sungai. Kegenitan Sudrajat timbul dengan mengajak si gadis berkenalan. Si gadis menyambut dengan baik. Tak sulit bagi dua orang itu kemudian untuk meningkatkan status perkenalan itu menjadi pacaran. Sudrajat berwajah tampan dan si gadis menyukainya. Mengenai status Sudrajat yang beristri kemudian tak menjadi masalah bagi keduanya.

TERJEREMBAB LAGI

Perselingkuhan itu berjalan dari hari ke hari. Dari sembunyi-sembunyi sampai kemudian di level terang-terangan. Orang-orang coba memperingatkan Sudrajat bahwa itu tak baik, mencoba mengingatkannya bahwa ia adalah laki-laki beranak-istri.

Tapi semua seperti masuk kuping kiri dan keluar kuping kanan. Sampai suatu hari Sudrajat berani melakukan perselingkuhan itu di rumahnya.

Sudrajat sudah mengatur semuanya. Biasanya setiap pagi Istrinya akan pergi ke pasar. Di saat itulah ia berdua masuk rumah dengan si gadis. Tapi firasat seorang istri sangatlah kuat. Di tengah jalan, istri Sudrajat merasakan hal tak enak di hatinya. ia merasa melupakan sesuatu. Ia pun balik ke rumahnya.

Saat itulah istri Sudrajat menyaksikan hal yang membuat dirinya goyah. Ya, ia melihat suaminya tengah berduaan mesra dengan perempuan lain. Istri Sudrajat berteriak dan kemudian berlari kalap keluar dari rumahnya dan menangis. Hatinya hancur Remuk.

Sejak kejadian itu rumah tangga Sudrajat tak harmonis. Rumah yang tadinya tentram dan dipenuhi harapan itu menjadi sendu dan suram. Istri Sudrajat lebih banyak diam. Seperti lampu, ia adalah lampu yang telah direnggut cahayanya. Istri Sudrajat lebih banyak murung dan berpikir untuk kembali ke kampungnya saja.

Keadaan semakin runyam saat si gadis meminta Sudrajat untuk mengawininya. Permintaan itu juga menjadi permintaan resmi dari keluarga si gadis. Kondisi yang makin tak menentu itu membuat Sudrajat diam-diam menyadari kesalahannya.

Ia kini berada dalam kondisi sulit. Jika memilih si gadis, maka ia akan kehilangan keluarganya, sedang kalau memilih pulang kampung bersama istrinya, ia akan kehilangan semua yang telah ia rintis. Ini masih ditambah masalah dengan keluarga si gadis yang menuntutnya bertanggung jawab.

Sudrajat kemudian memutuskan untuk memilih keluarganya walau ia menghadapi ancaman dari keluarga si gadis. Ia menjual beberapa aset yang masih bisa dijual dan kemudian pulang kampung. Keputusan Sudrajat melunakkan hati istrinya yang kemudian bersedia kembali untuk berbaik-baik dengan Sudrajat. Pada dasarnya istri Sudrajat memang wanita penyabar. Tak sekali dua kali suaminya melakukan hal itu tapi ia selalu bisa memberi maaf.

SAKIT ANEH

Dengan modal di tangan, Sudrajat kembali berjualan di kota Bandung. Tapi saat berjualan ia mengalami banyak hal tak nyaman. Hatinya kerap dihinggapi rasa tidak nyaman sampai akhirnya memutuskan pulang kampung kembali. Di kampung ia mengalami sakit aneh. Badannya kerap menggigil dan lemas. Hal ini berlangsung terus-menerus.

Sudrajat berusaha berobat, dari medis hingga non-medis. Istrinya setia merawat Sudrajat setiap hari. Badannya yang menggigil kadang berubah menjadi panas secara drastis. Panas itu terkadang tak kuat ia tanggung, hingga ia mesti membuka baju dan mengipas-ipas di halaman rumahnya.

Tapi kalau malam hari, tubuhnya menggigil kedinginan. Begitu yang berlangsung sampai kemudian orang mendapati ada ceruk dalam di punggungnya hingga tampak seperti berlubang. Daging di lubang punggung itu seperti habis hingga tulangnya tampak. Segala usaha pengobatan kembali dilakukan, tapi hasilnya masih belum memuaskan.

Pihak keluarga yang mengetahui hal itu kemudian hanya bisa pasrah setelah segala upaya yang dilakukan tak menemui hasil. Pada akhirnya memang manusia hanya bisa berusaha dan hanya Tuhan yanbg menentukan hasilnya. Sudrajat terkadang menangis menanggung sakit yang tak terperi di badannya.

Pada suatu malam Sudrajat berteriak bahwa ruangan kamarnya menjadi gelap, padahal kamar itu terang-benderang. Orang-orang kemudian berkumpul dan membaca al-Qur'an secara bergantian. Sudrajat yang gelisah dan terus berteriak menyebut gelap berusaha ditenangkan. "Di sini banyak orang. Kamu tenang! Kamu tenang ya!" ujar orang tua Sudrajat yang juga menungguinya.

Tiba-tiba orang di ruangan itu terkejut mendengar suara Sudrajat, "Mak, aku bertobat Mak, aku banyak salah, banyak dosa, menyakiti istriku, anak-anakku. Aku minta surat Yasin, aku mau ngaji," ujar Sudrajat.

Dengan susah-payah Sudrajat membaca surat Yasin sampai selesai. Saat itulah ia menghembuskan nafasnya yang terakhir. Semua orang melepas kepergiannya dan bertawakal kepada Allah swt. Keanehan terjadi. Bolong di punggung Sudrajat perlahan menutup hingga tampak seperti sedia kala. Hanya tersisa ceruk kecil bekas lubangnya.

Demikian. Sudrajat sempat bertaubat bersungguh-sungguh di akhir hayatnya dan istrinya juga sudah memaafkan. Semoga ia berpulang dalam rahmat dan ampunan. Amin. 

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2JyQsYz
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2sWdOjr
Share:

Gadis Bertato Ingin Taubat - Berita Unik dan Aneh

Gadis Bertato Ingin TaubatAkuIslam.ID - Saya mentato pada bagian atas dada. Akan tetapi saya menyesal sekali dan ingin sekali bisa menghilangkannya. Bagaimana cara dan hukumnya?

Ilustrasi

Diatas merupakan pertanyaan yang dikirimkan oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Jakarta.

Jika Anda sudah menyesali apa yang sudah diperbuat, itu sudah baik. Anda harus bertaubat dengan taubat yang sebenar-benarnya (taubatan nashuha).

Maka, jika sekarang Anda menyadarinya dan menyesali segala perilaku yang memasang tato di tubuh, kalau Anda bertaubat dengan taubatan nashuha, maka taubatnya insya Allah diterima oleh Allah.

Soal Anda beribadah, itu hanya Allah yang Maha Tahu. Allah Maha Pengampun dan Penyayang. Dosa besar apapun akan diampuni Allah selagi seseorang benar-benar bertaubat dengan yang sebenar-benarnya.

Begitu juga dengan orang yang memasang tato. Yang namanya menghilangkan tato itu akan sulit. Ia menyatu dengan kulit dan daging. Padahal, dalam Islam kita juga tidak boleh menyakiti tubuh kita sendiri.

Jadi, menurut AkuIslam.ID, itu tidak usah dibuang karena itu sulit dan akan menyakiti tubuh Anda sendiri. Yang terpenting Anda bertaubat dengan sungguh-sungguh kepada Allah. Saya yakin taubatnya akan diterima Allah jika benar-benar taubatan Nashuha.

Akan tetapi jika semakin perkembangan jaman bisa menghilangkan tato tanpa adanya rasa sakit dan risiko penyakit maka lebih baik untuk dihapus.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2xZy8Xb
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2LBSHe2
Share:

Dilema Pergaulan Anak Sekolah - Berita Unik dan Aneh

Dilema Pergaulan Anak SekolahAkuIslam.ID - Pergaulan jaman sekarang memang sudah tidak seperti dahulu, semakin mudah dan banyak hal yang menyebabkan para remaja bisa tersesat di jalan yang tidak benar.

Ilustrasi

Saya seorang siswa SMA. Saya punya banyak teman dan sangat menyayangi mereka. tapi banyak hal yang menurut saya sudah jauh melenceng, seperti merokok, 'minum'.

Saya mohon saran, bagaimana sebenarnya saya ingin berjilbab, tapi saya ragu khawatir tidak diterima teman-teman.

Diatas adalah pertanyaan yang dikirimkan dari Sahabat AkuIslam.ID dari Jakarta

Kalau Anda tahu bahwa teman-teman Anda melakukan perbuatan yang di luar batas nilai-nilai agama, Anda punya kewajiban untuk mengingatkannya. Sadarkan teman-teman Anda itu. Ajak mereka ikuti kegiatan-kegiatan Rohis di sekolah.

Ajak mereka bicara dari hati ke hati. Katakan bahwa umur adalah kehidupan. Setiap waktu, umur kian berkurang. Semakin menyia-nyiakan waktu dengan kegiatan yang tidak bermanfaat, maka kita termasuk orang yang merugi.

Jadi, gunakan waktu dengan hal-hal yang bermanfaat. Ajak mereka mengikuti kegiatan pengajian di Rohis.

Yang namanya pakai jilbab bukan perintah manusia. itu perintah Allah. Coba Anda lihat di QS. al-A'raf: 31. "Hai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus tiap-tiap masuk masjid untuk beribadah." Lihat juga QS. Al-A'raf: 26. "Hai anak cucu Adam, kami telah memperlengkapimu dengan pakaian untuk menutup aurat, dan pakaian yang bagus untuk perhiasanmu. Namun pakaian ruhaniah yang bernama takwa, yang lebih indah lagi."

Dari dua ayat ini Allah memerintahkan kepada kita agar menutup aurat kita. Kalau teman Anda bilang (jilbab) itu tidak gaul, biarkan saja. Itu adalah godaan. Yang penting Anda melaksanakan perintah Allah. Dari mana memulainya? Bismillah. Mintalah kekuatan kepada Allah mulai dari saat ini agar dapat melewati godaan dari teman-teman Anda itu. Adalah dosa, bila kita sebagai perempuan tidak menutup aurat kita.

Pacaran itu haram dalam Islam. Yang ada dalam Islam adalah "Ta'aruf" atau "Perkenalan", setelah itu langsung menikah. Kalau ingin tahu calon pasangan kita mengenai 'bibit', 'bebet', dan 'bobot'-nya, maka carilah orang ketiga yang bisa dipercaya yang bisa menilai keluarga dan orang yang kita sukai itu.

Carilah orang yang jujur. Kita tidak boleh pacaran. Yang namanya pacaran itu tidak ada yang Islami. Sebab, yang namanya aktivitas pacaran, pasti ada 'serr'-nya. Ada nafsu di dalamnya. Untuk Anda yang masih duduk di bangku sekolah, tugas Anda belajar saja.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2kYJG3v
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2JKl7Fx
Share:

Tidak Takzim Kepada Al-Qur'an, Teguran Allah Langsung Datang - Berita Unik dan Aneh

Tidak Takzim Kepada Al-Qur'an, Teguran Allah Langsung DatangAkuIslam.ID - Peristiwa ini terjadi 8 Februari 2012, Ketika itu di desa kami berencana mengadakan Maulid Nabi Muhammad Saw. Jauh sebelumnya sudah diadakan rapat pembentukan panitia oleh PNBI dan diputuskan hari pelaksanaannya, 9 Februari 2012. Saya diberi amanah untuk membaca Al-Qur'an.

Petir Menyambar

Berhubung undangan sangat banyak, saya mempersiapkan dengan sebaik mungkin, tepat sehari sebelum hari pelaksanaan yaitu 8 Februari 2012 pukul 14.30 WIB saya berlatih di rumah sendirian.

Kebetulan sore itu hujan begitu deras. Kemudian aku membuka surat Al-Ahzab: 21 dan mulai membacanya.

Baru membaca 1 ayat, tiba-tiba HP saya berbunyi, lalu saya beralih ke HP, setelah itu saya kembali ke Al-Qur'an lagi. Terdengar HP saya berbunyi lagi. Saya menutup kembali Al-Qur'an, hal itu terus saja berulang-ulang.

Kali ini giliran saya membaca Al-Qur'an Subhanallah, petir besar menyambar rumah saya, menjebol atap rumah. DUAARRRR!!! Akibatnya instalasi listrik terbakar.

Dan karena posisi saya di bawah kabel, saya pun merasakan sengatan listrik tersebut, untungnya sengatan itu tidak terlalu besar sehingga saya masih bisa lari keluar.

Sampai di luar rumah, asap masih mengepul dalam rumah akibat hubungan arus listrik yang korslet. Untung rumah tidak sampai terbakar.

Saya kemudian masuk rumah seraya bersujud mohon ampun sekaligus mengucapkan syukur kepada Allah karena masih diberi keselamatan.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2sVaLbh
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2HB0XIX
Share:

Berharap Pada Allah Semata - Berita Unik dan Aneh

Berharap Pada Allah SemataAkuIslam.ID - Pengalaman ini sudah terlalu sering saya alami, dari kecil hingga sekarang. Tapi akhir-akhir ini saya sadar betul tentang arti semua itu.

Berdoa Memohon Kepada Allah

Berharap sesuatu pada manusia memang tidak ada salahnya. Namun jangan salah, terlalu berharap pada manusia pun sering membuat kita terhina dan kecewa, alias sakit hati. Karena sama saja kita melupakan Allah Yang Maha Kuasa.

Pengalaman ini begitu menohok hati. Waktu membuka Sanggar Gambar, saya terlalu berharap pada ibu-ibu / tetangga sekitar saya agar anak-anaknya dibolehkan les menggambar pada saya.

Dan saya berkeyakinan, bahwa tetangga saya pasti mau semua, karena tahu saya bekerja di Sanggar Gambar dan karena memang dari awal mendukung saya.

Tapi kenyataannya, setelah Sanggar berdiri, mereka malah pada menjauh agar tidak mengeluarkan uang les gambar.

Sejak itu saya berpikir untuk membenahi diri saya dan terus memohon pada Allah agar didatangkan murid sebanyak-banyaknya dari segala penjuru.

Alhamdulillah, setelah itu ada saja murid yang les gambar dan orang yang tidak disangka-sangka akan datang, malam rajin datang. Saya sadar bahwa tugas kita adalah berikhtiar dan berharap pada Allah saja.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2l2A9IN
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2JMCXb7
Share:

Akibat Menonton Video Yang Tidak Pantas Ditonton - Berita Unik dan Aneh

Akibat Menonton Video Yang Tidak Pantas DitontonAkuIslam.ID - Kisah ini terjadi waktu aku kelas 2 SMA. Aku kenal video porno dari teman sebangku. Padahal aku terkenal anak shalehah, pendiam, pemalu, tidak macam-macam. Tapi karena saking penasaran, akhirnya aku mau diajak sama dia untuk melihat video yang tidak pantas itu dirumah teman sekelas juga.

Ilustrasi

Kami sangat asyik beramai-ramai melihat video yang sebenarnya tidak pantas ditonton itu, dan kebetulannya orangtua temanku memang sedang keluar, jadi sangat bebas dan benar-benar nyaman dan aman kondisinya.

Awal melihat, menurutku biasa saja, tapi lama-lama aku mual melihat adegan yang menurutku sangat menjijikan. Akhirnya, karena ada rasa takut dan khawatir, aku putuskan untuk tidak melanjutkan nonton video tersebut sampai selesai, tapi masih tetap berada di tempat tersebut.

Aku dan dua teman di tempat tersebut bermain ular tangga, sedang temanku yang tiga tetap melanjutkan nonton video tersebut hingga selesai.

Esoknya, temanku yang lain tahu kalau aku tak jadi belajar komputer, justru malah pergi melihat film tersebut. Dia sedikit mencibir, tapi aku merasa biasa saja, tak terlalu terbebani.

Setelah beberapa hari kami mendapatkan ujian, awalnya aku merasa kala itu ada balasan dari Allah atas apa yang menimpa teman-temanku.

Baru aku sadari setelah aku merasakan sendiri. Aku mendapatkan balasannya saat aku kelas 3. Entah ada maksud apa seorang guru Antropologi langsung menunjuk aku dan bertanya langsung apakah aku pernah melihat film porno?

Karena malu dan juga takut berbohong, aku jadi serba salah, bingung harus bagaimana. Akhirnya aku tak menjawab, hanya tersenyum.

Untungnya guru tersebut tak memaksa. Lalu guru tersebut mengatakan bahwa dia tidak menyangka ternyata anak-anak yang terkenal alim dan shalehah, termasuk anak-anak yang lain pernah menonton film tersebut, film menjijikan, yang bisa merusak iman seseorang.

Sedangkan teman-temanku yang menonton film tersebut mengalami cobaan yang lebih berat dari aku. Mereka ada yang sakit Typus sampai tak bisa mengikuti pelajaran.

Untungnya dia bisa naik kelas, sedangkan yang satu tidak naik kelas, dan yang satunya lagi hampir mengalami pelecehan seksual oleh kekasihnya, sampai-sampai dia memeriksakan diri ke rumah sakit. Adapun yang dua lagi, aku tidak tahu apa yang mereka alami.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2sQcWNo
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2HFC6nu
Share:

Syair Gus Dur - Berita Unik dan Aneh

Syair Gus DurAkuIslam.ID - "Wajibe ngaji sak pranatane... (Wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)" "Nggo ngandelake iman tauhide... (untuk mempertebal iman dan tauhid)"

Alm. Gus Dur

Saya bermimpi bertemu dengan lelaki yang dielu-elukan kaum Nahdiyyin itu. ia terlihat segar. Bugar fisiknya, bugar pula penglihatannya. Dalam bunga tidur itu, ia tengah asyik mengajarkan para pemuda yang tengah meriunginya. Dan saya ada di dalamnya. Dan kemudian saya terjaga. Ah, hanya alam yang maya. Tapi, entah kenapa, saya merasa bungah bisa bermuwajahah dengannya meski dalam dimensi yang berbeda. Meski ini untuk mimpi yang kesekian kalinya.

Siapa yang bisa menyangkal jika alm. KH. Abdurrahman Wajid a.k.a Gus Dur ini memang begitu memesona, baik secara intelektual maupun spiritual. Pengikutnya bejibun. Pengagumnya melintas batas. Bahkan di luar Tanah Air ini, hal-ihwal tentang Gus Dur masih begitu lekat dan memikat. Dan keterpukauan saya terhadapnya hanyalah noktah kecil dalam lautan kekaguman yang luarbiasa itu.

Maka, sebagaimana lazimnya yang lain, saya pun acapkali larut juga dalam kebesaran auranya; membaca biografinya, menjelajahi karya-karya intelektualnya, mengamati jejak-jejak kulturalnya dan belajar menitip jalan yang sudah ditempuhnya.

Tentu saja, saya tidak ingin meleleh karenanya, hingga menjadi fanatik-buta dan ujung-ujungnya melihat tokoh (pemimpin) Islam Indonesia yang lain tidak berharga dan diperhitungkan. Tidak, Saudaraku, dan nau'dzubillah min dzalik. Sebab, bila itu yang terjadi justru mengkhianati spiritnya yang luhur: berprasangka baik dan bersikap moderat. Lebih dari itu, bukankah setiap pesona punya poin plus-minus, dan begitu pula Gus Dur?

Saat kolom sederhana ini ditulis, selebrasi 1000 hari wafatnya mantan presiden RI yang piawai humor itu tengah berlangsung. Dan saya hanya berharap jiwa-jiwa yang baik, jiwa-jiwa yang Allah karuniakan kepadanya potensi memimpin umat seperti Gus Dur, menekuni jalan yang sama: tidak butuh pencitaan, mengayomi, menyukai perbedaan, visioner, dan segenap laku shaleh lainnya.

Lalu, bagaimana dengan saya (atau Anda) yang awam, yang barangkali Allah tidak limpahkan talenta memimpin? Tidak perlu jauh-jauh, dengarkan saja dengan lirih syair tanpo waton Gus Dur yang masyhur selepas beliau wafat itu. Kemudian telaah dan resapi. Di dalamnya, Gus Dur bukan hanya mendendangkan istighfar kepada Ilahi, tapi juga bershalawat kepada Sang Nabi dan segenap seruan berlaku baik dalam hidup, ajakan menerapkan sikap keshalehan sejati dalam beragama. Tengok saja, misalnya, senarai liriknya berikut ini:

Duh bolo konco priyo wanito .....
(Wahai kawan pria dan wanita).
Ojo mung ngaji syareat bloko....
(Jangan hanya belajar syari'at belaka)
Gus pinter ngdongeng nulis lan moco....
(Hanya pandai bicara, menulis dan membaca)
Tembe mburine bakal sengsoro ....
(Tapi akhirnya bakal sengsara)
Akeh kang apal Qur;an Haditse....
(Banyak yang hafal al-Qur'an dan Haditsnya)
Seneng ngafirke marang liyane...
(Senang mengkafirkan orang lain)
Kafire dewa dak digatekke.... 
(Sementara kafirnya sendiri tak dihiraukan)

Yen Iseh kotor ati akale....
(Jika masih kotor hati dan akalnya)
Gampang kabujuk nafsu angkoro...
(Gampang terbujuk nafsu angkara)
Ing pepaese gebyare ndunyo....
(Dalam hiasan gemerlapnya dunia)
Iri lan meri sugihe tonggo.....
(iri dan dengki kekayaan tetangga)
Mulo atine peteng lan nisto ....
(Maka hatinya gelap dan nista)

Ayo sedulur jo nglaleake....
(Ayo saudara jangan melupakan)
Wajibe ngaji sak pranatane....
(Wajibnya mengkaji lengkap dengan aturannya)
 Nggo ngandelake iman tauhide....
(Untuk mempertebal iman dan tauhid)
Baguse sangu mulyo matine 2x...
(Bagusnya bekal mulia matinya)
Kang aran sholeh bagus atine....
(Yang disebut shaleh adalah bagus hatinya) 

Kerono mapan seri ngelmune....
(karena mapan lengkap ilmunya)
Laku thoriqot lan ma'rifate....
(Menjalankan tarekat dan ma'rifatnya)
Ugo haqiqot manjing rasane....
(Juga hakikat meresap rasanya)

Ah, Gus Dur. Entah sudah berapa kali orang mendengar tembang religinya itu. Entah sudah berapa banyak yang merasakan inspirasi dan tercerahkan karenanya. Yang pasti; orang shaleh sejati seperti dirinya, yang telah berpeluang keharibaan-Nya itu, memang akan selalu demikian: segenap laku baiknya masih menyuluh manfaat bagi siapa pun.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2HBbHqH
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2Mc6UzH
Share:

Banyak Gerakan Di Waktu Shalat - Berita Unik dan Aneh

Banyak Gerakan Di Waktu ShalatAkuIslam.ID - Dalam syarat membatalkan shalat itu ada 13 perkara. Pertama, berkata-kata dengan sengaja; kedua, bergerak tiga kali berturut-turut, tapi bagaimana halnya bila kita shalat, tiba-tiba batuk.

Ilustrasi

Biasanya kita bergerak tiga kali malah sampai empat atau lima kali. Hal ini tidak saya sengaja. Lalu saya stop shalat.

Saya ulangi dengan memulai ushali (niat shalat) yang baru, tetapi saya tetap mengalami hal yang sama seperti tadi. Saya teruskan saja shalat saya hingga selesai. Nah, bagaimana dengan hal ini?

Diatas adalah pertanyaan yang dikirimkan oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Jakarta

Ada lima perkara yang dapat membatalkan shalat seseorang, yakni :

1). Tertinggalnya rukun. Misalnya, membaca Surat al-Fatihah tidak sempurna.

2). Ada syarat yang tidak terpenuhi. Misalnya, ada kotoran atau najis di mukena.

3). Berkata-kata saat shalat.

4). Makan dan minum saat shalat.

5). Bergerak saat shalat. Menurut Imam Syafi'i, gerakannya maksimal tiga gerakan dalam satu rukun itu, misalnya, saat membaca Surat al-Fatihah, Anda boleh bergaruk-garuk asal tidak lebih dari tiga kali. Lalu Ada ruku', maka tidak boleh bergaruk-garuk lebih dari tiga kali.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2JvMMqa
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2Mffc9H
Share:

Langit, Laut Dan Doa - Berita Unik dan Aneh

Langit, Laut Dan DoaAkuIslam.ID - Langit dan laut adalah ciptaan-Nya. Langit dan laut adalah pengingat kasat mata ihwal kebesaran-Nya, tentang kelemahan manusia.

Lautan Nan Indah

Setiap menandang langit, hati saya selalu berharap: 'Tuhan, luaskanlah kalbu hamba seperti ciptaaan-Mu itu.' Jika lanskapnya disepuh warna biru, selalu ada gumam lirih yang dengan perasaan malu ingin saya katakan: "Ilahi, cerahkan rumah jiwa hamba serupa langit-Mu itu. Selalu. Pinjami hamba secuil cinta-Mu untuk senantiasa damai dan bungah menerima kehidupan ini; memeluk orang-orang terdekat, menjadi sahabat manusia, menjadi sahabat segenap makhluk-Mu."

Dan saya mafhum, lazuardi-Nya tidak selamanya cerah. Ada masa ia kelabu, ada masa ia dirundung gulita. Tanda-tanda alam yang tak bersahabat. Itulah kuasa-Nya. Dan saya bukan sesiapa dalam semesta Sang Khalik.

Hanya noktah kecil yang acapkali timbul-tenggelam dalam mengingat-Nya; manusia alpa, manusia yang lisan dan sanubarinya kadang selaras, kadang tidak. "Karenanya, Ilahi, selimuti hamba dengan setitik kasih dari sekian kasih-Mu yang tidak terpermanai itu, kasih yang tidak pernah jera menyelimuti bumi ini."

Setiap memandang laut, hati saya selalu berdenyar-denyar: "Tuhan, lapangkanlah dada hamba seperti samudera-Mu itu." Andai cuaca cerah dan ia terlihat tenang, selalu gumam itu yang muncul: "Rabb, limpahkan segenap batin hamba serupa laut-Mu itu. Kedamaian. Ketenangan. ketidakpuasan dalam jagat pengetahuan, tak pernah lelah memahami kode-kode kehidupan-Mu yang misterius. Tak pernah entah"

Ada firman-Nya yang setiap kali saya membacanya, saya semakin kecil, kian kerdil: "Jika seandainya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhan Pemeliharaku, maka pasti habislah laut (itu) sebelum habis kalimat-kalimat Tuhan Pemeliharanku, meskipun Kami datangkan tambahan (laut) sebanyak itu (pula)...." (QS. Al-Kahfi: 109).

Saya mengerti, bahari-Nya tidak seutuhnya biru. Ia seringkali beriak. Ada saat-saat ia mengamuk, badai, gelombang, dan angin yang galak. Dan hidup saya, seringkali, bergumul juga dalam riak itu. Insan yang lemah, manusia yang suka gelisah, yang kadangkala goyah."Karenanya, Ilahi, jadikan hamba serupa batu yang kokoh, yang tidak mudah menyerah mengais setitik ilmu-Mu, tidak pernah lelah menghiba cahaya-Mu."

Langit, juga laut, adalah ciptaan-Nya. Langit dan laut itu pengingat kasat mata ihwal kebesaran_nya, tentang kelemahan manusia. Dan saya belajar banyak saat memandangnya.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2xNvaVE
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2HoOw2E
Share:

Cara Bersuci Ketika Kulit Luka - Berita Unik dan Aneh

Cara Bersuci Ketika Kulit LukaAkuIslam.ID - Bersuci dari hadas kecil atau besar biasanya dengan wudu dan mandi. Namun bagaimana ketika ingin menghilangkan salah satu dari kedua hadas tersebut, sementara anggota tubuh ada yang sedang terluka. Bahkan luka tersebut tidak boleh terkena air. Bagaimana cara bersucinya.

Tangan Diperban

Setiap umat Islam diwajibkan untuk menunaikan shalat lima waktu. Sebelum mengerjakannya diwajibkan untuk bersuci dari hadas besar dan kecil. Sementara dalam kondisi tertentu, seperti saat sakit atau ada luka di tubuh, kerap kali seseorang kesulitan untuk melakukan bersuci dengan wudu dan mandi.

Namun, jangan khawatir, Islam bukan agama yang menyulitkan. Dalam kondisi khusus seperti ini. Dalam ada rukhsa (keringanan) dalam menjalankan ibadah wajib. Ketika seseorang sakit dan kulitnya tidak bisa terkena air, jikapun dipaksa hanya akan memperparah sakit yang diderita, maka cukup baginya untuk bertayamum. Hal ini sudah menjadi kesepakatan para ulama.

Sementara untuk kondisi kulit yang terluka dan butuh diperban, di kalangan ulama fikih ada perbedaan pendapat. Menurut Imam Syafi'i, cara bersuci yang bisa dilakukan bisa dengan mengolaborasikan antara wudu dan tayamum. Yaitu untuk daerah yang terbungkus, maka cukup dioleskan debu atau tayamum. Sementara untuk daerah yang tidak sakit harus diguyurkan air.

Sedangkan menurut Imam Abu Hanifah dan Imam Malik, lebih memilih bersuci dengan satu cara saja. Memilih antara wudu dan mandi atau cukup dengan tayamum. Tidak wajib untuk menjadikan satu antara wudu dan tayamum. Cukup memilih salah satunya saja, apakah wudu atau tayamum.

Sedangkan untuk seseorang yang terluka badannya atau patah tulang sehingga harus disemen atau gips, maka bisa dilakukan bersuci dengan cara biasa, yaitu mandi atau wudu. Untuk anggota tubuh yang sehat, maka wajib mengguyurkan air.

Sementara untuk anggota tubuh yang sakit atau terbungkus, maka cukup mengusapkan air di atasnya, tanpa harus mengalirkan air. Menurut kesepakatan para ulama, dalam kondisi tersebut, wajib hukumnya untuk mengusap semua permukaan pembungkus luka.

Ketika seseorang yang sakit melakukan cara bersuci seperti diatas, maka salat yang dilakukan sah. Sehingga tidak perlu mengulanginya lagi saat sembuh. Dengan begitu umat Islam akan tetap nyaman beribadah meskipun dalam kondisi tertentu. Semoga penjelasan ini bermanfaat.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2sFSFtL
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2kOzNVR
Share:

Benarkah Lailatul Qadar Terjadi 9 Juni 2018?

Menjadi satu kebahagian bagi kaum mukmin karena tahun ini masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Bagaimana tidak, selama sebulan penuh Allah SWT memberikan keberkahan, ampunan dan kemuliaan. 

Dibanding bulan lainnya, Ramadhan memang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan, ada satu hari dimana kemuliaannya lebih besar dibanding seribu bulan. Pada hari istimewa itu, terjadilah malam Lailatul Qadar. Tapi kehadirannya adalah sebuah kerahasiaan.

Namun Imam Al-Ghazali membuat rumus menemukan malam Lailatul Qadar. Berdasarkan rumus tersebut malam mulia ini terjadi pada 25 Ramadhan atau bertepatan dengan 9 Juni 2018. Berikut penjelasannya.

Dalam kitab Ihya Ulumudin, Imam Al-Ghazali menjabarkan formula dalam menemukan malam Lailatul Qadar. Setidaknya ada lima hal yang menjadi patokan untuk mengetahui keberadaan malam mulia tersebut.

Konon katanya, rumus ini teruji dari kebiasaan para tokoh ulama yang telah menemui Lailatul Qadar. Menurut Imam Al Ghazali, Lailatul Qadar bisa dilihat dari permulaan atau malam pertama bulan Ramadan :
  1. Jika hari pertama jatuh pada malam Ahad atau Rabu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam tanggal 29 Ramadan
  2. Jika malam pertama jatuh pada Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 21 Ramadan
  3. Jika malam pertama jatuh pada Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadan
  4. Jika malam pertama jatuh pada malam Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 23 Ramadan
  5. Jika malam pertama jatuh pada Selasa atau Jumat maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 27 Ramadan.
 Jika merujuk pada kaidah ini, berarti malam Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadhan atau tanggal 9 Juni 2018, karena awal Ramadan adalah malam Kamis, 16 Mei 2018. 

Silakan percaya atau tidak. Wallahu A'lam Bishawab, Dan Allah lebih tahu atau Yan Mahatahu/Maha Mengetahui. Karena tidak ada yang tahu pasti datangnya malam mulia ini. Pasalnya dikatakan bahwa malam ini datangnya seperti misteri. Yang terpenting, Nabi Muhammad SAW sudah memberikan clue agar umatnya menghidupkan malam ganjil pada sepuluh malam terkahir di bulan Ramadhan. Yakni pada malam ke 21, 23, 25, 27 dan 29 pada bulan Ramadhan.

Hikmahnya pada sepuluh malam terakhir ini umat Nabi Muhammad SAW semakin banyak menghidupkan malam dengan banyak beribadah kepada Allah SWT. Bukankah setiap ibadah pada Ramadhan bernilai pahala berlipat ganda?

Sehingga tidak ada ruginya jika menghidupkan sepuluh malam terakhir tersebut. Jika Allah SWT belum menghendaki kita mendapatkannya, maka berprasangka baik saja. Berusaha memantaskan diri agar dipertemukan dengan Lailatul Qadar tahun depan. Semoga tetap diberikan kesempatan untuk dapat bertemu Ramadhan selanjutnya. Aamiin ya Allah...


from Info Unik https://ift.tt/2JenzRd
Wiwik Setiawati https://ift.tt/2sD29Gp Sumber artikel http://www.infoyunik.com
Share:

Inilah Benarkah Lailatul Qadar Terjadi 9 Juni 2018? Bagikan Info Penting ini !!! - Berita Unik dan Aneh

Inilah Benarkah Lailatul Qadar Terjadi 9 Juni 2018? Bagikan Info Penting ini !!!
Menjadi satu kebahagian bagi kaum mukmin karena tahun ini masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Bagaimana tidak, selama sebulan penuh Allah SWT memberikan keberkahan, ampunan dan kemuliaan. 

Dibanding bulan lainnya, Ramadhan memang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan, ada satu hari dimana kemuliaannya lebih besar dibanding seribu bulan. Pada hari istimewa itu, terjadilah malam Lailatul Qadar. Tapi kehadirannya adalah sebuah kerahasiaan.

Namun Imam Al-Ghazali membuat rumus menemukan malam Lailatul Qadar. Berdasarkan rumus tersebut malam mulia ini terjadi pada 25 Ramadhan atau bertepatan dengan 9 Juni 2018. Berikut penjelasannya.

Dalam kitab Ihya Ulumudin, Imam Al-Ghazali menjabarkan formula dalam menemukan malam Lailatul Qadar. Setidaknya ada lima hal yang menjadi patokan untuk mengetahui keberadaan malam mulia tersebut.

Konon katanya, rumus ini teruji dari kebiasaan para tokoh ulama yang telah menemui Lailatul Qadar. Menurut Imam Al Ghazali, Lailatul Qadar bisa dilihat dari permulaan atau malam pertama bulan Ramadan :
  1. Jika hari pertama jatuh pada malam Ahad atau Rabu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam tanggal 29 Ramadan
  2. Jika malam pertama jatuh pada Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 21 Ramadan
  3. Jika malam pertama jatuh pada Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadan
  4. Jika malam pertama jatuh pada malam Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 23 Ramadan
  5. Jika malam pertama jatuh pada Selasa atau Jumat maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 27 Ramadan.
 Jika merujuk pada kaidah ini, berarti malam Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadhan atau tanggal 9 Juni 2018, karena awal Ramadan adalah malam Kamis, 16 Mei 2018. 

Silakan percaya atau tidak. Wallahu A'lam Bishawab, Dan Allah lebih tahu atau Yan Mahatahu/Maha Mengetahui. Karena tidak ada yang tahu pasti datangnya malam mulia ini. Pasalnya dikatakan bahwa malam ini datangnya seperti misteri. Yang terpenting, Nabi Muhammad SAW sudah memberikan clue agar umatnya menghidupkan malam ganjil pada sepuluh malam terkahir di bulan Ramadhan. Yakni pada malam ke 21, 23, 25, 27 dan 29 pada bulan Ramadhan.

Hikmahnya pada sepuluh malam terakhir ini umat Nabi Muhammad SAW semakin banyak menghidupkan malam dengan banyak beribadah kepada Allah SWT. Bukankah setiap ibadah pada Ramadhan bernilai pahala berlipat ganda?

Sehingga tidak ada ruginya jika menghidupkan sepuluh malam terakhir tersebut. Jika Allah SWT belum menghendaki kita mendapatkannya, maka berprasangka baik saja. Berusaha memantaskan diri agar dipertemukan dengan Lailatul Qadar tahun depan. Semoga tetap diberikan kesempatan untuk dapat bertemu Ramadhan selanjutnya. Aamiin ya Allah...


from Info Unik https://ift.tt/2JenzRd
noreply@blogger.com (Wiwik Setiawati) Sumber KLIK DI SINI

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2Je4Sx3
Share:

Benarkah Lailatul Qadar Terjadi 9 Juni 2018? - Berita Unik dan Aneh

Benarkah Lailatul Qadar Terjadi 9 Juni 2018?
Menjadi satu kebahagian bagi kaum mukmin karena tahun ini masih dipertemukan dengan bulan Ramadhan. Bagaimana tidak, selama sebulan penuh Allah SWT memberikan keberkahan, ampunan dan kemuliaan. 

Dibanding bulan lainnya, Ramadhan memang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan, ada satu hari dimana kemuliaannya lebih besar dibanding seribu bulan. Pada hari istimewa itu, terjadilah malam Lailatul Qadar. Tapi kehadirannya adalah sebuah kerahasiaan.

Namun Imam Al-Ghazali membuat rumus menemukan malam Lailatul Qadar. Berdasarkan rumus tersebut malam mulia ini terjadi pada 25 Ramadhan atau bertepatan dengan 9 Juni 2018. Berikut penjelasannya.

Dalam kitab Ihya Ulumudin, Imam Al-Ghazali menjabarkan formula dalam menemukan malam Lailatul Qadar. Setidaknya ada lima hal yang menjadi patokan untuk mengetahui keberadaan malam mulia tersebut.

Konon katanya, rumus ini teruji dari kebiasaan para tokoh ulama yang telah menemui Lailatul Qadar. Menurut Imam Al Ghazali, Lailatul Qadar bisa dilihat dari permulaan atau malam pertama bulan Ramadan :
  1. Jika hari pertama jatuh pada malam Ahad atau Rabu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam tanggal 29 Ramadan
  2. Jika malam pertama jatuh pada Senin maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 21 Ramadan
  3. Jika malam pertama jatuh pada Kamis maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadan
  4. Jika malam pertama jatuh pada malam Sabtu maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 23 Ramadan
  5. Jika malam pertama jatuh pada Selasa atau Jumat maka Lailatul Qadar jatuh pada malam 27 Ramadan.
 Jika merujuk pada kaidah ini, berarti malam Lailatul Qadar jatuh pada malam 25 Ramadhan atau tanggal 9 Juni 2018, karena awal Ramadan adalah malam Kamis, 16 Mei 2018. 

Silakan percaya atau tidak. Wallahu A'lam Bishawab, Dan Allah lebih tahu atau Yan Mahatahu/Maha Mengetahui. Karena tidak ada yang tahu pasti datangnya malam mulia ini. Pasalnya dikatakan bahwa malam ini datangnya seperti misteri. Yang terpenting, Nabi Muhammad SAW sudah memberikan clue agar umatnya menghidupkan malam ganjil pada sepuluh malam terkahir di bulan Ramadhan. Yakni pada malam ke 21, 23, 25, 27 dan 29 pada bulan Ramadhan.

Hikmahnya pada sepuluh malam terakhir ini umat Nabi Muhammad SAW semakin banyak menghidupkan malam dengan banyak beribadah kepada Allah SWT. Bukankah setiap ibadah pada Ramadhan bernilai pahala berlipat ganda?

Sehingga tidak ada ruginya jika menghidupkan sepuluh malam terakhir tersebut. Jika Allah SWT belum menghendaki kita mendapatkannya, maka berprasangka baik saja. Berusaha memantaskan diri agar dipertemukan dengan Lailatul Qadar tahun depan. Semoga tetap diberikan kesempatan untuk dapat bertemu Ramadhan selanjutnya. Aamiin ya Allah...


from Info Unik https://ift.tt/2JenzRd
via sumber infoyunik.com noreply@blogger.com (Wiwik Setiawati) https://ift.tt/2sD29Gp

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2J6UMBT
Share:

Beda Pendidikan, Tidak Direstui - Berita Unik dan Aneh

Beda Pendidikan, Tidak DirestuiAkuIslam.ID - Saya gadis berusia 24 tahun, bekerja sebagai PNS dan berpendidikan strata satu (S1). Saya sangat mencintai seorang pria lajang dan mapan. Kali ini bekerja swasta dan berpendidikan SMU.

Ilustrasi

Saya sudah lama menjalin hubungan cinta sama dia, kurang lebih 4 tahun dan kami berencana untuk menikah. Tapi ibu dan kakak saya yang lain tidak merestui hubungan kami karena perbedaan pendidikan dan pekerjaan, kecuali bapak saya saja yang merestui hubungan kami.

Saya sudah mencoba minta izin kepada mereka, tapi tetap tidak direstui dan saya akan disumpahkan (durhaka) jika syaa tetap sama dia.

Saya bingung, sementara saya sangat membutuhkan jawaban dan nasehat dari AkuIslam.ID, Apakah saya harus membatalkan rencana pernikahan itu atau saya melanjutkan niat itu?

Diatas merupakan pertanyaan kiriman dari Sahabat AkuIslam.ID dari Riau.

Dalam Islam itu, wali pernikahan ada sembilan tahapan; yakni 1) ayah kandung, 2) kakek, atau ayah dari ayah, 3) saudara (kakak / adik laki-laki) se-ayah dan se-ibu 4) saudara (kakak / adik laki-laki) se-ayah saja, 5) anak laki-laki dari saudara yang se-ayah dan se-ibu.

6) anak laki-laki dari saudara yang se ayah saja 7) saudara laki-laki ayah (paman), 8) anak laki-laki dari saudara laki-laki ayah (sepupu); 9) terakhir adalah wali hakim.

Kalau ayah Anda tidak setuju dengan calon Anda lantaran status sosial dan ekonominya, maka Anda bisa memakai wali (ke jenjang) berikutnya.

Anda tidak bisa langsung ke wali hakim. Kalau ayah Anda tidak setuju dan tidak berkenan menjadi wali Anda, maka Anda bisa ke kakek, atau ke jenjang berikutnya.

Tapi, sebaiknya Anda bicara baik-baik dulu kepada orangtua (ayah Anda) tentang maksud baik Anda tersebut.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2kG6m8x
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2swJNrp
Share:

Nasib Nahas Lelaki Peselingkuh - Berita Unik dan Aneh

Nasib Nahas Lelaki Peselingkuh
AkuIslam.ID - Subekti, Usianya 45 tahun dan memiliki 2 anak; lelaki dan perempuan. Yang lelaki berwajah ganteng dan imut. Sementara yang perempuan cukup manis dan enak dipandang. Dia kelahiran luar Jawa. Namun, sejak muda dia sudah merantau dan hidup sukses hingga berkeluarga.

Ilustrasi

Singkat cerita, Subekti pun membeli rumah di sebuah perumahan Bogor. Rumah itu dibeli dengan cash. Maka, tak terbayang betapa cukup suksesnya dia. Maklum, ia baru saja diangkat sebagai manager sebuah perusahaan. Ia menggantikan manager sebelumnya yang dipecat karena ketahuan melakukan tindakan korupsi, yang merugikan ratusan juta uang perusahaan.

Sebagai tanda syukur, ia pun mengadakan pengajian di rumahnya dengan mengundang banyak warga. Banyak yang datang ke sana untuk mengucapkan selamat. Acara diselenggarakan dengan cukup sukses karena ustadz yang diundang untuk berceramah juga datang mengisi tausyiah.

Subekti termasuk orang yang supel. Ia mudah bergaul dengan siapa saja. Ia juga gemar berolahraga hingga memudahkannya untuk mendapatkan kawan baru di tempat-tempat yang berbeda. Di samping itu, ia juga orang yang cukup dermawan; ringan tangan terhadap kawan atau tetangga yang membutuhkan.

Terhadap anak dan istrinya, Subekti juga tampak begitu menyayangi dan melindungi. Tetangga rumah menganggap mereka adalah keluarga yang sakinah, mawaddah dan warahmah. Rumah punya, duit banyak, dan kendaraan juga ada. Sebab, ke mana-mana mereka selalu menggunakan kendaraan roda empat.

Namun, di tengah kebahagiaan rumah tangga yang mereka rajut, Subekti ternyata tidak kuat goda rayuan setan. Ia berhasil terjebak rayuan seorang wanita cantik yang selalu kesepian karena ditinggal suami pergi bekerja. Sebut saja namanya Alia. Wanita ini memang terkenal sebagai penggoda; dan lingkungan sekitar rumahnya sudah mengetahui akan hal ini. 

Hanya saja, para suami tidak ada yang tergoda atau terjebak dengan rayuannya. Ia sebenarnya sudah menikah dan punya anak, tetapi mereka jarang punya waktu bersama. Suami kerja malam dan pulang pagi. Saat ada di rumah, istri langsung pergi lagi karena ia juga bekerja. Jadi, tidak ada waktu untuk bersama. Dengan kata lain, kebutuhan biologis Alia tidak terpenuhi dari suaminya.

Kondisi inilah yang membuat Alia "gelap mata" terhadap lelaki yang dianggapnya ganteng di perumahannya. Ia pun seringkali pasang aksi untuk menggoda, baik dengan cara langsung maupun tidak langsung. Parahnya, dari sekian lelaki yang digodanya, Subekti akhirnya tidak tahan juga. Ia berhasil termakan rayuan dan kecantikan Alia.

Sejak itu, mereka terus melakukan "pertemuan" di tempat-tempat privat, meski pada bulan puasa sekalipun. Perselingkuhan mereka sebenarnya tidak diketahui oleh banyak orang. Sebab, mereka melakukan hubungan haram itu di luar perumahan dan jauh dari pantauan orang-orang yang dikenalnya.

Namun, entahlah, tiba-tiba ada tetangganya yang lain mengadu ke istrinya bahwa suaminya telah berselingkuh dengan Alia. Anehnya lagi, sang istri lebih percaya pada ucapan sang tetangga itu. Selidik punya selidik, ternyata sang suami memang pernah punya riwayat berselingkuh dengan wanita lain sebelum ia membeli rumah di perumahan itu. Maka, ketika hadir lagi informasi tentang perselingkuhan suaminya, ia pun langsung mempercayainya.

Usai pulang kerja, sang suami pun di interogasi oleh sang istri; apakah benar seperti yang dikatakan oleh tetangganya bahwa ia telah berselingkuh dengan Alia? Tentu saja, Subekti mengelak. Meski ia melakukannya, ia pantang berkata jujur kepada istrinya. Namun, karena sang suami punya riwayat pernah berselingkuh sebelumnya, sang istri pun tidak percaya. Pertengkaran pun tak bisa dielakkan lagi. Sejak itu, saban hari mereka selalu bertengkar. Bahkan sang istri kadang ditendang dan dicekik lehernya, meski tidak membuatnya terluka.

Subekti juga tidak mengakui hal itu kepada suami Alia bahwa ia telah menyelingkuhi istrinya. Dan anehnya lagi, Subekti mengintimidasi suami Alia bahwa ia akan membunuhnya jika ia dituduh sesuatu yang tidak pernah ia lakukan. Suami Alia pun kecut nyalinya dan lebih membiarkan waktu saja yang kelak menjawabnya.

Seiring waktu, akhirnya, teka-teki itu terjawab sudah. Perselingkuhan mereka akhirnya tak bisa ditutup-tutupi lagi. Meski Subekti mengaku ke setiap orang bahwa ia tidak melakukannya, tetapi akhirnya ia tak kuasa juga menutup aibnya sendiri. Hal itu bermula dari keinginannya mencari kontrakan lantaran ia tidak ingin menempati rumah yang dibelinya. Dan kabar yang terhembus bahwa Alia kerapkali mendatangi kontrakan di mana Subekti tinggal.

Kadung diketahui orang, Subekti akhirnya menikahi Alia setelah sebelumnya diceraikan oleh suaminya. Mereka tinggal di kontrakan itu. Sementara rumahnya tetap ditempati istrinya, hanya saja hendak dijual oleh Subekti. Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itulah yangd ialami Wahdah, istri Subekti, Ia diselingkuhi oleh suaminya, tetapi rumahnya hendak dijual juga karena surat-surat rumah itu sudah diambil sang suami.

Wahdah pun benar-benar hancur hatinya. Kebahagiaan rumah tangga yang sudah ia rajut bertahun-tahun akhirnya kandas juga. Dengan membeli rumah di sebuah perumahan, ia berharap bahwa kehidupan rumah tangganya menjadi lebih bahagia dan penuh berkah. Namun, justru itu menjadi awal petaka dari kehidupan rumah tangganya. Kini, ia tinggal mengais sisa-sisa penyesalan yang pernah dibuatnya.

Bagaimana dengan kedua anaknya? Yang lelaki dibawa oleh bapaknya, sedangkan yang perempuan ikut sama ibunya. Namun, Allah juga Maha Melihat. Usai perselingkuhan yang dilakukannya, karier Subekti di kantor berantakan. Ia pun sering ditegur pimpinannya. Karena terus-menerus berantakan, akhirnya, jabatan Subekti sebagai manager dicopot dan diganti orang lain.

Segala fasilitas kantor pun diambil kembali, seperti mobil dan sebagainya. Bahkan, gajinya yang besar pun dipotong lagi dan ia kembali menjadi karyawan biasa di perusahaannya. Kini, nasibnya berbalik. Orang yang dulu menjadi anak buahnya berbalik menjadi bosnya. Dan dia sendiri, sekarang selalu menggunakan motor untuk bepergian.

Demikian kisah pilu yang terjadi pada rumah tangga Subekti. Akibat perselingkuhan, rumah tangganya menjadi hancur. bahkan, dalam hitungan hari, jabatannya sebagai manager langsung dicopot oleh Allah. Lalu, apakah kita mau melakukannya?

Tentu saja tidak. Harta, tahta dan wanita memang indah. Tetapi, keindahan itu akan menjadi buruk atau petaka jika kita menggunakannya untuk hal-hal salah. Salah satunya adalah seperti yang diperbuat Subekti di atas. Semoga kita bisa belajar dari kisah ini. Amin.


from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2kJghuc
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2HaViZW
Share:

Ternyata Putriku Ingat Saat Aku Lupa - Berita Unik dan Aneh

Ternyata Putriku Ingat Saat Aku LupaAkuIslam.ID - Aku seorang guru Pendidikan Agama Islam di sebuah sekolah dasar di kotaku. Sejak kecil, ibuku selalu mengajariku berbagai macam doa pendek yang dapat kuamalkan dalam kehidupan sehari-hari, seperti doa mau makan dan sesudah makan, doa mau tidur dan bangun tidur, doa keluar rumah, doa hendak naik kendaraan, serta doa-doa lainnya.

Ilustrasi

Alhamdulillah, doa-doa tersebut selalu kuterapkan dan kuamalkan hingga dewasa. Dan kujari pula kepada kedua putriku berbagai macam doa yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap malam, sebagai pengantar tidur aku selalu mengajari mereka doa-doa melalui nyanyian. Ketika hendak melakukan, aku selalu meminta mereka memulainya dengan membaca doa atau basmalah.

Alhamdulillah, aku tidak mengalami kesulitan, terutama pada putri keduaku yang berusia 5 tahun, bahkan ketika lengah, mereka mengingatkanku.

Suatu hari, pengalaman pahit-menimpaku bersama putri pertamaku yang berusia 10 tahun. Pada saat itu, pertengahan November 2010, di saat pulang dari sekolah sebuah kendaraan melaju kencang di persimpangan jalan dan menghantam sepeda motor yang kukendarai dan juga tubuhku.

Sementara putriku, alhamdulillah, tidak cedera, dia segera memelukku. "Ibu tidak apa-apa kan?" ujarnya. Aku hanya diam. Sejak kutersadar. "Astagfirullahal'azim, aku telah melupakan-Mu, ya Allah," batinku.

Setiap kali aku lupa membaca doa ketika hendak naik kendaraan, selalu saja terjadi peristiwa yang tidak diinginkan. Setahun kemudian, kejadian itu terulang kembali di penghujung tahun 2011, tepatnya pada tanggal 25 Desember 2011.

Bersama putri keduaku dan temanku, pergi ke rumah Dosen pembimbingku, dengan mengendarai sepeda motorku yang melaju santai. Tiba-tiba temanku berteriak, tapi kuabaikan. Kemudian putri kecilku berteriak dan menepuk pundakku.

"Ibu pasti sudah lupa baca doa," ujar putri kecilku lemas. Aku tersentak sedari lamunan. "Astagfirullahal'azim, aku istighfar dan berhenti, jantungku berdegup kencang. Wajah putriku terlihat cemas. Alhamdulillah, putriku ingat di saat aku lupa.

Sejak saat itu putri kecilku selalu mengingatkanku dalam berdoa setiap hari dalam melakukan sebuah aktivitas apapun.

Cerita diatas merupakan kiriman dari Sahabat AkuIslam.ID dari Jambi.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2kBSg88
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2JiX7sQ
Share:

Hukum Memberi Uang Tips Kepada Polisi - Berita Unik dan Aneh

Hukum Memberi Uang Tips Kepada PolisiAkuIslam.ID - Suami saya pernah melakukan kesalahan di jalan raya, dan diketahui oleh seorang polisi. Lalu polisi itu meminta sejumlah uang apabila tidak mau ditilang sebagai ganti atas pelanggarannya.

Ilustrasi

Karena suami tidak mau berurusan panjang, suami saya memberikan sejumlah uang seperti yang diminta polisi itu. Pertanyaannya:

1. Apakah uang yang dimaksud bisa dikatakan suap atau tidak?

2. Lantas bagaimana perbuatan suami dan polisi yang meminta sejumlah uang tersebut?

Diatas merupakan pertanyaan dari Sahabat AkuIslam.ID yang dikirim dari Banten.

1. Jelas, perbuatan semacam ini termasuk pelanggaran karena memberikan uang agar terlepas dari jerat hukum. Anda sendiri mengatakan perbuatan itu sebuah kesalahan. Memberikan sejumlah uang sesuai yang diminta polisi agar telepas dari pelanggaran tidak bisa dibenarkan oleh agama.

Sangat disayangkan, polisi tersebut justru memanfaatkan kesalahan pengandara untuk kepentingan dirinya sendiri.

2. Permintaan uang dari polisi tersebut dan pemberian suami Anda kepadanya tergolong suap.

Seperti kita ketahui, suap merupakan perbuatan yang dilarang oleh agama. Karena terlarang, tentu orang yang menyuap maupun yang di suap mendapat dosa.

Siapa pun yang melakukan kesalahan hingga polisi menilang lebih baik ikuti saja mekanisme hukumnya. Apabila harus sidang dan memutuskan harus membayar denda, ya bayar saja sesuai dengan keputusan.

Dengan demikian akan terbebas dari urusan suap-menyuap. Tetapi karena kasus yang menimpa suami Anda sudah terjadi, sebaiknya, perbanyaklah istighfar (memohon ampun kepada Allah swt).

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2kDVc42
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2J7JWaE
Share:

Mereka Yang Haram Dinikahi - Berita Unik dan Aneh

Mereka Yang Haram DinikahiAkuIslam.ID - Islam memberi batasan sangat jelas kepada sejumlah perempuan yang haram dinikahi oleh laki-laki mukmin manapun.

Ilustrasi

Pernikahan yang disyariatkan Islam sejatinya bertujuan menautkan dua hati antara seorang laki-laki mukmin dan perempuan mukminah. Mukmin manapun bebas menentukan pilihan kepada siapa hatinya akan ditambatkan; apakah kelak pendamping hidupnya seorang gadis, ataukah janda.

Begitu pula dengan wanita mukminah. Status duda atau masih lajang tidak menjadi kendala untuk melangsungkan pernikahan. Asalkan beriman dan mampu, ia bisa menikahi wanita mukmin.

Namun Allah memberi aturan tegas bahwa tidak semua wanita mukminah bsia dinikahi. Dalam al-Qur'an disebutkan secara tegas sejumlah wanita yang haram dinikahi karena dianggap memiliki hubungan nasab (kekerabatan). Mereka ini disebut dengan mahram.

Hubungan mahram ini melahirkan beberapa konsekuensi, yaitu hubungan mahram yang bersifat permanen, antar lain kebolehan berkhalwat (berduaan), kebolehan bepergiannya seorang wanita dalam suatu perjalanan (safar) lebih dari tiga hari asal ditemani mahramnya.

Akan tetapi hubungan mahram yang selain itu, adalah mahram sekedar haram untuk dinikahi, tetapi tidak membuat halalnya berkhalwat, bepergian berdua, atau melihat sebagian dari auratnya. Hubungan mahram model ini disebut sebagai hubungan mahram yang bersifat sementara saja.

Wanita yang haram dinikahi (mahram) disebut dalam al-Qur'an surat An-NIsa, ayat 23. "Diharamkan atas kamu (mengawini) ibu-ibumu; anak-anakmu yang perempuan; saudara-saudaramu yang perempuan, saudara-saudara bapakmu yang perempuan; saudara-saudara ibumu yang perempuan; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki; anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang perempuan; ibu-ibumu yang menyusui kamu; saudara perempuan sepersusuan; ibu-ibu istrimu (mertua); anak-anak istrimu yang dalam pemeliharaanmu dari istri yang telah kamu campuri, tetapi jika kamu belum campur dengan istrimu itu (dan sudah kamu ceraikan), maka tidak berdosa kamu mengawininya; (dan diharamkan bagimu) istri-istri anak kandungmu (menantu); dan perempuan yang bersaudara, kecuali yang telah terjadi pada masa lampau. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang."

Ayat ini merinci beberapa kriteria orang yang haram dinikahi sekaligus menjadi orang yang boleh melihat bagian aurat tertentu dari wanita. Mereka adalah ibu kandung, anak-anak perempuan, saudara-saudara perempuan, saudara-saudara perempuan bapak (bibi), saudara-saudara perempuan ibu (bibi), anak-anak perempuan dari saudara-saudara laki-laki (keponakan), anak-anak perempuan dari saudara-saudara yang perempuan (keponakan), ibu-ibu yang menyusui saudara perempuan sepersusuan, ibu-ibu dari istri (mertua, ibu dari ibu mertua dan seterusnya ke atas), anak-anak istri yang dalam pemeliharaan (diasuh) istri yang digauli, serta istri-istri anak kandung (menantu).

KLASIFIKASI MAHRAM

Para ulama membagi dua klasifikasi mahram: mahram yang bersifat abadi, yaitu keharaman yang tetap akan terus melekat selamanya antara laki-laki & perempuan, apa pun yang terjadi antara keduanya. Lalu, mahram bersifat sementara, yaitu kemahraman yang sewaktu-waktu berubah menjadi tidak mahram, tergantung tindakan-tindakan tertentu terkait dengan syariah yang terjadi.

Para ulama membagi mahram yang bersifat abadi ini menjadi 3 kelompok berdasarkan penyebabnya.

Pertama, karena sebab hubungan nasab, nasab ibu kandung dan seterusnya ke atas seperti nenek, ibunya nenek, anak wanita dan seterusnya ke bawah (cucu, cicit dan seterusnya), saudara kandung wanita, anak perempuan dari saudara laki-laki maupun saudara perempuan (keponakan), bibi dari pihak ayah maupun ibu.

Kedua, karena hubungan pernikahan (perbesanan/ipar) seperti ibu dari istri (mertua wanita) dan seterusnya ke atas yang segaris (nenek dari ibu mertua dan seterusnya), anak wanita dari istri (anak tiri dan seterusnya ke bawah yang segaris), istri dari anak laki-laki (menantu perempuan), istri dari ayah (ibu tiri dan seterusnya ke atas), dan anak tiri yang diasuh oleh ibu tiri.

Ketiga, karena hubungan akibat persusuan. Yakni ibu yang menyusui. Karena ia menjadi ibu bagi anak yang disusuinya. Ibu dari ibu yang menyusui (nenek), karena ia telah menjadi neneknya. Ibu dari suami wanita yang menyusui, karena ia juga telah menjadi neneknya, saudara perempuan ibu yang menyusui, karena ia menjadi bibi bagi yang disusui, saudara perempuan dari suami ibu yang menyusui, karena ia juga menjadi bibi bagi yang disusui dari pihak bapak, cucu perempuan dari ibu yang menyusui, karena mereka adalah keponakan bagi anak yang disusui tersebut.

MAHRAM YANG BERSIFAT SEMENTARA

Kemahraman yang bersifat sementara ini gugur dengan sendirinya bila terjadi sesuatu, misalnya karena meninggal atau perceraian. selain itu, kemahraman ini semata-mata mengharamkan pernikahan saja, tapi tidak membuat seseorang boleh melihat aurat, berkhalwat & bepergian bersama.

Mereka adalah saudara ipar, atau saudara wanita dari istri. Tidak boleh dinikahi, tapi juga tidak boleh khalwat atau melihat sebagianh auratnya. Hal yang sama juga berlaku bagi bibi dari istri. Namun bila hubungan suami-istri dengan saudara dari ipar itu sudah selesai, baik karena meninggal atau pun karena cerai, maka ipar yang tadinya haram dinikahi menjadi boleh dinikahi. Demikian juga dengan bibi dari istri.

KONDISI TERTENTU

Islam juga melarang seorang laki-laki menikahi sejumlah perempuan dalam kondisi tertentu, seperti:

Wanita yang bersuami (muhshanah) hingga diceraikan suaminya dan menyelesaikan masa iddahnya. "Dan diharamkan juga bagi kalian menikahi wanita-wanita yang bersuami." (QS. An-Nisa ayat 24).

Wanita yang sedang menjalani masa iddah baik karena perceraian maupun karena kematian suaminya hingga ia menyelesaikan masa iddahnya. Pada saat menjalani masa iddah tersebut juga diharamkan untuk melamarnya. Akan tetapi, tidak ada larangan untuk menyatakannya dengan sindiran (lihat QS. Al-Baqarah ayat 235).

Wanita yang telah ditalak tiga (ba'in) hingga ia dinikahi laki-laki lain yang kemudian berpisah karena perceraian maupun kematian dan telah menyelesaikan masa iddahnya (lihat QS. Al-BAqarah ayat 230).

Menikahi secara berbarengan (mempoligami wanita yang bersaudara). Abu Hurairah mengungkapkan bahwa Rasulullah telah melarang menikahi seorang wanita berikut bibinya dari pihak bapak atau bibinya dari pihak ibunya (Muttafaqun 'alaih, serta hadits riwayat Tirmidzi), atau dengan kata lain memadu keponakan dengan bibinya. Juga, tidak boleh dinikahi seorang wanita kecil (adik) bersama yang wanita yang sudah besar (kakak), tidak juga wanita yang sudah besar (kakak) bersama yang masih kecil (adik), misalnya mempoligami adik dengan kakaknya. Namun bila salah satunya telah bercerai atau meninggal, maka menikahi yang lainnya dibolehkan. Misalnya telah bercerai dari si adik, lalu menikahi kakanya, atau dikenal dengan istilah turun ranjang.

Pada ulama tidak berselisih pendapat dalam hal ini, seperti yang diyakini Syeikh Kamil Muhammad Uwaidah dalam Fiqih Wanita, yakni tidak dibolehkannya seorang laki-laki menikah secara bersama-sama.

Dalam keadaan Ihram. Seorang yang sedangd alam keadaan berihram baik untuk haji atau umrah, dilarang menikah atau menikahkan orang lain. Tapi begitu ibadah ihramnya selesai, boleh dinikahi.

Menikahi wanita budak padahal mampu menikahi wanita merdeka. Namun ketika tidak mampu menikahi wanita merdeka, boleh menikahi budak.

Wanita pezina. Terlarang menikahi wanita selama dia masih aktif melakukan zina. Sebaliknya, ketika wanita itu sudah bertaubat dengan taubat nasuha, umumnya ulama membolehkan.

Menikahi istri yang di-li'an, yaitu yang telah dicerai dengan cara dilaknat.

Menikahi wanita non muslim yang bukan kitabiyah atau wanita musyrikah. Namun begitu wanita tersebut masuk Islam atau masuk agama Ahli Kitab, dihalalkan bagi laki-laki muslim untuk menikahinya.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2IZ9eb0
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2shx76C
Share:

13 Tahun Dipenjara, TKI Asal Madura Dihukum Pancung di Arab Saudi, Ini 6 Fakta Mirisnya - Berita Unik dan Aneh

13 Tahun Dipenjara, TKI Asal Madura Dihukum Pancung di Arab Saudi, Ini 6 Fakta Mirisnya

Kabar miris kembali datang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

Kali ini, seorang TKI yang bekerja di Arab Saudi dieksekusi mati kemarin, Minggu (18/3/2018) dengan cara dihukum pancung.

TKI bernama Zaini Misrin asal Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Madura ini dieksekusi mati setelah dihukum penjara selama 13 tahun.

Ia divonis mati karena dituduh membunuh majikannya.

Yang membuat geram adalah eksekusi tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan resmi kepada pihak Pemerintah Indonesia.

Berikut 6 fakta soal eksekusi mati TKI Zaini Misrin asal Madura dikutip dari berbagai sumber.

1. Dituduh Membunuh

Zaini Misrin alias Slamet dieksekusi pemerintah Arab Asui pada Minggu (18/3/2018) sekitar pukul 11.00 waktu Arab Saudi.

Pria berusia 47 tahun ini dituduh terlibat dalam pembunuhan majikannya.

Zaini Misrin, warga Bangkalan, Madura, dituduh membunuh majikannya di kota Mekkah pada 2004.

Zaini yang bekerja sebagai sopir divonis mati pada 17 November 2008 setelah dinyatakan bersalah membunuh majikannya, Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy.

Vonis itu dijatuhkan empat tahun setelah ia ditahan pada 13 Juli 2004.

2. Tanpa Pemberitahuan

Direktur Perlindungan WNI dan Bantuan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal membenarkan bahwa eksekusi tersebut dilakukan tanpa pemberitahuan resmi lebih dulu kepada Pemerintah Indonesia.

"Iya (eksekusi telah dilakukan tanpa pemberitahuan resmi lebih dulu)," ujar Iqbal melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (19/3/2018).

Kabar meninggalnya Zaini langsung meyeruak ke para tetangga, termasuk ke Kepala Desa Kebum, Abd Ghani.

"Betul, eksekusi terhadap Bapak Zaini telah dilakukan."

"Kami merasa kehilangan," ungkap Abd Ghani.

3. Usaha Jokowi Sia-Sia

Dikutip dari Jakarta Post, Presiden Joko Widodo telah minta pemerintah Saudi mengampuni Zaini dan terpidana mati asal Indonesia lainnya dalam tiga kesempatan.

Pertama, dalam kunjungan ke Riyadh September 2015, kedua dalam kunjungan Raja Salman ke Jakarta Maret 2017, dan ketiga lewat surat pada November 2017.

Bahkan Konsulat Jenderal RI di Jeddah telah minta kasus Zaini diselidiki ulang antara 2011 dan 2014.

Namun, menurut Migrant CARE, upaya hukum itu gagal.

4.13 Tahun Dipenjara

Sebelum dieksekusi, Zaini harus mendekam di penjara selama 13 tahun.

Zaini yang bekerja sebagai sopir divonis mati pada 17 November 2008 setelah dinyatakan bersalah membunuh majikannya, Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy.

Vonis itu dijatuhkan empat tahun setelah ia ditahan pada 13 Juli 2004.

Kemarin, Zaini dieksekusi mati dengan dipancung kepalanya.

5. Dipaksa Mengaku

Pihak Migrant CARE mencurigai Zaini dipaksa mengaku membunuh majikannya.

Kelompok itu juga menyebut Zaini tidak mendapatkan pendampingan hukum selayaknya selama pengadilan.

Zaini, kata Migrant CARE, hanya didampingi penerjemah yang diyakini malah mendorongnya mengakui pembunuhan yang semula tidak diakuinya.

"Saudi juga tidak memberitahu Indonesia (soal eksekusi) atau berkonsultasi dengan konsulat jenderal RI di Jeddah atau Kemenlu RI," kata Migrant CARE dalam pernyataan yang dirilis Senin (19/3/2018).

6. Melanggar HAM

Migrant Care juga menyebut eksekusi terhadap Zaini Misrin adalah bentuk pelanggaran hak asasi manusia, apalagi jika menurut Zaini Misrin bahwa dia dipaksa untuk mengakui melakukan pembunuhan setelah mengalami tekanan dan intimidasi dari otoritas Saudi Arabia.

Pada proses persidangan hingga dijatuhkan vonis hukam mati, Zaini Misrin juga tidak mendapatkan penerjemah yang netral dan imparsial.

Ada beberapa kejanggalan dalam proses eksekusi mati Zaini Misrin dan ketidakadilan hukum serta pengabaian pada prinsip-prinsip fair trial serta pengabaian pada hak-hak terdakwa.

Zaini Misrin sempat berkomunikasi dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah pada bulan november 2008 setelah di vonis hukumam mati.

Ia mengatakan dipaksa untuk mengakui melakukan pembunuhan terhadap majikannya, padahal dia tidak melakukan perbuatan tersebut.

Dengan terjadinya eksekusi mati terhadap Muhammad Zaini Misrin, Migrant Care, Serikat Buruh Migran Indonesia (SMBI), Jaringan Buruh Migran (JBM), Human Rights Working Group (HRWG), dan Komisi Migran KWI menyatakan sikap :

- Mengecam dan mengutuk eksekusi hukan mati terhadap Muhammad Zaini Misrin. Eksekusi tersebut merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang paling dasar: yaitu hak atas hidup.

- Menuntut Pemerintah Indonesia untuk mengeluarkan Nota Protes Diplomatik kepada Kerajaan Saudi Arabia dan mempersona non gratakan Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia.

- Mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengerahkan sumberdaya politik dan diplomasi untuk mengupayakan pembebasan ratusan buruh migran yang terancam hukuman mati di seluruh dunia dan melakukan moratorium pelaksanaan hukuman mati di indonesia sebagai komitmen moral menentang hukuman mati terhadap siapapun.

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2LzYWQl
Share:

Faedah Shalat Bagi Wanita Hamil - Berita Unik dan Aneh

Faedah Shalat Bagi Wanita HamilAkuIslam.ID - Gerakan shalat membantu menguatkan kandungan dan membuat janin sehat.

Shalat Bagi Wanita Hamil

Sejumlah studi medis modern membuktikan, gerakan badan dan olahraga seperti shalat banyak memberikan manfaat bagi ibu hamil. Hal ini terkait dengan aliran darah.

Saat seseorang melakukan gerakan shalat seperti sujud dan ruku, darah akan mengalir lebih banyak menuju rahim. Perlu diketahui rahim mirip dengan hati dalam hal menyedot darah.

Tentu, jika banyak darah yang masuk ke rahim akan sangat baik bagi janin yang membutuhkan banyak nutrisi bagi perkembangannya.

Gerakan tubuh juga berguna bagi proses persalinan sebab akan sangat mudah. Ini adalah anjuran umum yang diberikan semua dokter bagi ibu hamil. Kita sering melihat ada poster di rumah sakti yang menggambarkan macam-macam gerakan khusus bagi ibu hamil.

Sejumlah penelitian lain menunjukkan bahwa angka kematian ibu dan anak berkurang ketika ibu hamil terbiasa melakukan latihan tubuh yang rutin. Dengan melakukan shalat secara benar, ibu hamil akan melatih tubuhnya dan merasakan manfaat yang besar.

Unsur jasmani dan ruhani bersatu dalam gerakan shalat dan ini tentulah sangat positif bagi ibu dan calon janinnya.

Dr. Jamal Elzaky dalam bukunya, Buku Induk Mukjizat Kesehatan Ibadah, menyebut manfaat itu, antara lain :

Melenturkan dan menguatkan berbagai jaringan otot dan pembuluh darah, melenturkan ruas-ruas tulang belakang, begitu juga semua persendian hingga tubuh tetap kuat dan kokoh.

Melancarkan aliran darah dalam jantung yang kemudian dialirkan melalui pembuluh vena dan pembuluh arteri. Dengan begitu, janin di dalam rahim nendapatkan asupan makanan yang dibawa oleh darah.

Menjaga kelenturan dan kekuatan persendian tulang panggul dan jaringan otot perut yang berperan besar selama proses kehamilan dan persalinan.

Menghilangkan kegelisahan dan rasa sakit akibat kehamilan serta menguatkan kepercayaan diri, pengendalian atas seluruh tubuh dan meningkatkan kemampuan berpikir serta kekuatan memori.

Dr. Najwa Ibrahim al-Said Aljalani menyebut gerakan-gerakan shalat yang membuat aliran darah menjadi lancar itu juga berguna memberi kekuatan di bulan-bulan akhir kehamilan dimana beban ibu semakin berat karena janin sudah semakin besar.

Dengan bergerak, resiko varises yang umum terjadi bisa diminimalisir. Gerakan ruku dan sujud juga bisa meminimalkan rasa mual selama masa hamil sebab jaringan otot dinding perut dikuatkan dengan gerakan itu dan juga membantu melenturkan agar fungsi pencernaan bisa maksimal.

Shalat juga ternyata berfaedah selepas melahirkan. Walau tentu harus meunggu masa nifas berakhir, shalat mampu mengencangkan dan menguatkan kembali panggul dan dinding rahimnya, jaringan otot di perut dan dada, serta mempengaruhi struktur tulang belakang beserta jaringan ototnya hingga tubuhnya kembali kuat dan segar.

Jadi bagi ibu hamil dan sehabis melahirkan, shalat sangat baik dilakukan. Selain menjalankan kewajiban sebagai seorang muslimah, ibu hamil juga mendapat manfaat yang besar dalam setiap gerakan shalat.

Jiwa pun menjadi tenang dan pikiran menjadi jernih hingga proses pengasuhan anak dan perawatannya sehabis melahirkan bisa berjalan semakin baik lagi.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2L3neRG
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2kvjjSx
Share:

Tidak Shalat Karena Menjadi Pengantin - Berita Unik dan Aneh

Tidak Shalat Karena Menjadi PengantinAkuIslam.ID - Saya mempunyai seorang saudara yang belum lama ini menikah. Saat itu (resepsi) pernikahannya berjalan lama, mulai dari adzan Dzuhur sampai adzan Ashar.

Ilustrasi

Kedua mempelai tidak beristirahat sebentar untuk menunaikan shalat. Mereka sibuk dengan tamu-tamunya.

Saya tanya kepada mempelai wanita kenapa tidak beristirahat sejenak untuk shalat. Ia hanya menjawab, "Nanti make up-nya luntur, susah lagi untuk dirias."

Bagaimana menurut Islam? Apakah bisa shalat mereka dijamak atau diqadha karena alasan sibuk?

Sampai saat ini saya masih bertanya-tanya mengenai hal ini, apakah boleh atau tidak shalat mereka diqadha!!!

Diatas merupakan pertanyaan yang dikirim oleh Sahabat AkuIslam.ID dari Jakarta

Sangat berdosa. Tidak ada aturan dalam Islam bahwa apabila sedang menikah maka ia tidak shalat. Itu namanya lalai dan berdosa, karena disengaja. Justru saran saya, ketika seorang wanita menikah dan menjadi pengantin, maka ia harus mensyukuri hal tersebut sebagai nikmat.

Tidak semua orang gampang mendapatkan jodohnya. Banyak orang yang merasa kesulitan. Karena itu, ungkapkan rasa syukur itu dengan memenuhi kewajiban sebagai seorang hamba, yakni shalat.

Jika seorang wanita atau pria sedang melangsungkan prosesi pernikahan, maka carilah waktu resepsi pernikahan yang tidak mengganggu waktu shalat. Misalnya, kita mengadakan acara akad nikah pada jam 08.00. Lalu kita mengundang orang atau tamu pukul 13.00.

Nah, dengan begitu ada waktu untuk shalat Dzuhur sebelum kedua pengantin kedatangan tamu undangan. Pengantin laki atau perempuan shalat Dzuhur dulu sebelum ditata rias. Pokoknya pintar-pintar kita mengatur waktu saja.

Prinsipnya, silahkan mengadakan pesta nikah, tapi tetap menjaga kewajiban shalat kita. Tidak benar pula kalau kita sedang melakukan resepsi nikah lalu kita menjamak shalat kita. Itu salah. Tidak ada aturannya. Shalat berjamaah itu ada empat syarat.

Kita boleh menjamak shalat kita, baik jamak taqdim, jamak ta;khir, maupun jamak qashar, dengan catatan empat hal ini.

  1. Perjalanan yang tidak bertujuan untuk melakukan maksiat kepada Allah.
  2. Melakukan perjalanan sejauh minimal 80km.
  3. Tidak boleh menjamak shalat yang bersifat qadha (pengganti), tapi yang adaan (waktunya).
  4. Kalau kita hendak melaksanakan shalat jamak ta'khir, maka pada waktu datang shalat yang pertama, kita harus niat untuk menjamak ta'khir-kan shalat kita. Misalnya, ketika datang waktu shalat Maghrib, sementara kita sedang dalam perjalanan, maka kita niat dalam hati bahwa kita akan melaksanakan shalat Maghrib dengan menjamaknya dengan shalat Isya. Ini namanya Jamak ta'khir.

Niat itu prinsipnya dalam hati. Selagi kita ada maksud dalam hati ingin menjamak ta'khir-kan shalat, maka itu termasuk niat.

Kalau kita sudah niat shalat Maghrib secara jamak ta'khir, maka apabila tiba-tiba kita dalam perjalanan terjadi kecelakaan hingga meninggal dunia, misalnya, maka kita sudah dianggap sudah melaksanakan shalat Maghrib.

Sudah gugur kewajiban. Kalau kita tidak berniat untuk menjamak, maka apabila kita mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia, maka tak tergolong lalai, dan meninggalkan kewajiban shalat. Itu dosa.

from Aku Islam I Berbagi Kebaikan Untuk Sesama https://ift.tt/2LERt2p
Sumber KLIK Di Sini atau http://www.akuislam.id/

from Berita Unik dan Aneh https://ift.tt/2slJQVY
Share:

Definition List

Unordered List

Support